Manusia Dikepung Ancaman Demensia karena Polusi Udara

Klikhijau.com - Sepertinya kita dikepung oleh banyak hal yang mencemaskan. Dan yang lebih mencemaskan dari hal mencemaskan itu karena ulah kita sendiri; manusia. Semisal pencemaran udara atau polus...

Manusia Dikepung Ancaman Demensia karena Polusi Udara
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Sepertinya kita dikepung oleh banyak hal yang mencemaskan. Dan yang lebih mencemaskan dari hal mencemaskan itu karena ulah kita sendiri; manusia.

Semisal pencemaran udara atau polusi udara, yang menyebabkannya adalah manusisa. Bukan yang lain, bukan.

Adanya polusi udara menyebabkan kualitas hidup terdesak ke tepi yang mengerikan. Karena polusi udara menurunkan kualitas kehidupan. Dan kita semua tahu, kesehatan adalah hal "paling" penting dalam hidup ini.

Namun, kehadiran polusi udara yang disebabkan oleh kita-kita semua-manusia,  termasuk saya telah merampas kenyamanan hidup. Polusi udara bisa menurunkan kualitas sperma pria dan jumlah telur dalam ovarium wanita, tak hanya itu polusi uadara bisa merampas kebahagian.

Dan hal terbaru yang ditemukan oleh para peneliti seperti yang ditulis Sarah Oktaviani Alam di detikHealth.com. Mendorong kenaikan kasus demensia atau pikun. Hal ini terjadi di sebagian besar negara maju yang sangat marak akan polusi.

Polusi udara tak langsung membuat seseorang pikun. Kehadirannya perlahan muncul di kemudian hari setelah terpapar polutan udara dengan jangka waktu yang lama.

Temuan itu membuat para peneliti di Universitas New South Wales merasa sangat khawatir dengan banyaknya nitrogen dioksida dan asap yang keluar dari kendaraan mobil yang memiliki mesin diesel tua.

Alzheimer menjadi salah satu yang paling umum dari berbagai jenis demensia, Di Inggris, jumlah penderita demensia usia di atas 65 tahun semakin meningkat, dari 431.786 pada November 2016 menjadi 453.881 pada Mei tahun ini. Demensia merupakan berbagai gangguan neurologis progresif yang mempengaruhi kondisi otak.

Tak mudah menghindari polusi udara

Polusi udara seperti yang dipublikasi di Journal of Alzheimer's Disease, yang berbentuk partikel-partikel mikroskopis terhirup ke dalam paru-paru dan masuk juga ke aliran darah.

Nah, para ilmuwan percaya, partikel tersebut berjalan menuju otak dan menimbulkan peradangan yang dapat menyebabkan risiko stroke, dan pada akhirnya akan memicu munculnya penyakit demensia.

Pada tahun ini, di Inggris sekitar 850.000 orang mengidap demensia dan diperkirakan akan terus meningkat satu hingga dua juta orang pada tahun 2050. Paparan rendah terhadap polusi juga dapat meningkatkan risiko kematian dini. Tidak hanya itu, risiko depresi, gangguan bipolar, dan skizofrenia juga meningkat lebih tinggi yang menjurus pada demensia.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2