Mantap, 2 Siswa Ini Ubah Energi Panas Knalpot dan Matahari Jadi Listrik

Klikhijau.com – Suara kendaraan bermotor yang keluar dari knalpot dari jalan tembus ke kamar. Suara seperti itu menjadi sesuatu yang lumrah beberapa tahun terakhir di kampung saya. Jika dulu, pada...

Mantap, 2 Siswa Ini Ubah Energi Panas Knalpot dan Matahari Jadi Listrik
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Suara kendaraan bermotor yang keluar dari knalpot dari jalan tembus ke kamar. Suara seperti itu menjadi sesuatu yang lumrah beberapa tahun terakhir di kampung saya.

Jika dulu, pada kisaran tahun 90-an. Melihat motor atau mobil masuk kampung membuat masyarakat  girang dan kaget. Sekarang ini, jika melihat orang berjalan kaki, masyarakat akan terkejut.

Saat ini, kendaraan, khususnya motor tumbuh subur di kampung saya. Di sadari atau tidak, hal itu membawa dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan.

Rata-rata warga kampung saya memiliki dua sampai 3 kendaraan dalam satu rumah. Itu baru di kampung, bagaimana dengan kota? Pastinya lebih  lebih ‘mengerikan’ lagi.

Semakin banyak kendaraan, akan semakin memicuh pula polusi udara. Karena asap asap kendaraan bermotor menjadi sumber polusi udara yang berdampak negatif bagi lingkungan.

Jika tidak ada yang mencarikan solusi, maka kendaraan bermotor bisa semakin membahayakan. Hmm, rasanya kita membutuhkan lebih banyak orang kreatif yang mau berinovasi membuatnya menjadi lebih berguna.

Semisal yang dilakukan oleh Jasmine Kurniawan siswi dari MAN 4 Jakarta dan Adlina Burhanudin siswi Zamzam Syifa Boarding School.

Keduanya menyulap energi panas buangan yang tidak terpakai—yang  dari  knalpot pada motor menjadi sumber energi listrik charger.

Iya, mereka berhasil membuat alat   pengisi daya baterai (charger) handphone yang berasal dari energi panas  pada knalpot dan panas matahari menjadi energi listrik.

Dilansir dalam laman resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), inovasi itu mengantar  keduanya meraih penghargaan Gold Medal kategori Green Technology dalam penyelenggaraan Virtual International Exhibition for Young Inventor (IEYI) 2020. Mereka memberi nama  AUTICS atau Auto Charging Thermoelectric Solar.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2