Mana yang Aman dan Efektif, Obat Herbal Atau Sintesis?

Klikhijau.com - Di zaman yang serba instan, segala hal yang sulit dibuat menjadi sangat mudah. Segala proses yang panjang kemudian dibuat menjadi singkat. Segala hal yang alami dapat dibuat menjadi...

Mana yang Aman dan Efektif, Obat Herbal Atau Sintesis?
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Di zaman yang serba instan, segala hal yang sulit dibuat menjadi sangat mudah. Segala proses yang panjang kemudian dibuat menjadi singkat.

Segala hal yang alami dapat dibuat menjadi sintesis demi menjadikan segala sesuatu yang rumit menjadi singkat.

Begitupun dalam hal obat-obatan. Obat herbal atau bahan alam terkadang sering dipandang sebelah mata, dikarenakan khasiatnya yang tidak terlalu dipercaya.

Bahkan, dianggap kuno untuk diterapkan di era modern sekarang ini. Diantaranya karena proses pengolahannya yang dianggap rumit. Itulah sebabnya, sebagian orang perlahan melupakan herbal dan mulai menerapkan gaya hidup modern atau serba instan.

Kebanyakan orang malas menggunakan herbal, sebab efek yang dijanjikan tidak dapat secepat obat sintesis. Herbal juga kebanyakan digunakan sebagai pencegahan.

Ada pula yang beranggapan bahwa herbal merupakan pengobatan yang tidak dapat dicerna oleh logika.

Ketika mereka berpikir bahwa herbal terdiri atas berbagai macam senyawa kimia, yang ketika senyawa kimia tersebut bercampur di dalam tubuh, maka akan memungkinkan terjadinya interaksi antar satu sama lain. Sehingga menggunakan obat-obatan sintesis menjadi pilihan terbaik bagi sebagian orang.

Karena anggapan bahwa obat sintesis hanya mengandung satu senyawa kimia tunggal, yang bekerja pada satu target di dalam tubuh. Maka tidak ada kesempatan untuk berinteraksi dengan senyawa lain.

Secara logika, satu tanaman yang berkhasiat sebagai obat terdiri dari berbagai senyawa kimia. Jadi bisa dibayangkan apabila satu ramuan yang terdiri dari berbagai tanaman obat, akan berisi berbagai senyawa kimia, yang nantinya akan saling bertemu di dalam tubuh.

Lalu timbullah pemikiran untuk hanya mengambil satu senyawa kimia saja, yang memiliki aktivitas paling besar dalam 1 tanaman obat. Dengan maksud untuk lebih efisien dan efektif, serta untuk meminimalkan interaksi antar senyawa-senyawa kimia dalam tanaman obat. Maka muncul pertanyaan, apakah hal tersebut merupakan langkah yang tepat dalam penggunaan obat tradisional?

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2