Lima Negara Asia Jadi Ancaman Bagi Target Perjanjian Iklim Paris

Klikhijau.com โ€“ Tercatat ada lima negara Asia yang bertanggung jawab atas 80 persen pembangkit listrik batu bara baru. Pembangkit listrik itu direncanakan akan dibangun di seluruh dunia. Bukannya k...

Lima Negara Asia Jadi Ancaman Bagi Target Perjanjian Iklim Paris
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Tercatat ada lima negara Asia yang bertanggung jawab atas 80 persen pembangkit listrik batu bara baru. Pembangkit listrik itu direncanakan akan dibangun di seluruh dunia.

Bukannya kabar baik yang dibawah oleh rencana tersebut, tapi kabar buruk. Karena rencana pembangunan ratusan pembangkit listrik batu bara itu bisa mengancam pemenuhan target iklim yang sedang diperjuangkan banyak negara.

Laporan yang dibuat oleh wadah pemikir nirlaba yang berbasis di London, Carbon Tracker. Di antara lima negara Asia yang disebutkan, Indonesia termasuk di dalamnya. Laporan itu dibuat oleh ย pada hari Rabu, 30 Juni 2020 kemarin.

Selain Indonesia, tercatat ada Cina, India, Jepang, dan Vietnam. Kelima negara tersebut menurut laporan Carbon Tracker, sedang berencana membangun lebih dari 600 pembangkit listrik batu bara baru. Dengan gabungan kapasitas mencapai dari 300 gigawatt lebih.

[irp]

Pembangkit listrik batu bara masih menjadi pilihan. Meski ada pilihan lain yang lebih ramah lingkungan dan murah, yakni energi baru terbarukan.

Namun, proyek pembangkit listrik batu bara terus saja berjalan dan terus dikebut. Hal ini bisa menjadi ancaman nyata pemenuhan target Perjanjian Iklim Paris.

Secara ekonomi tak menguntungkan

Carbon Tracker mengatakan dalam laporannya bahwa Perjanjial Iklim Paris ingin membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: