Layanan Streaming Musik Buruk Bagi Lingkungan! Ini Dampaknya

Klikhijau.com - Anda pasti tidak akan menyangka bahwa mendengarkan musik melalui layanan streaming online berdampak buruk bagi lingkungan. Layanan tersebut bisa memberikan kontribusi terhadap peningka...

Layanan Streaming Musik Buruk Bagi Lingkungan! Ini Dampaknya
Bacakan Artikel

Peneliti selanjutnya menyelidiki sumber bahan bakar seperti apa yang biasanya digunakan oleh situs penyedia layanan streaming musik dan berapa jumlah jejak karbon yang dihasilkan.

Dosen Ilmu Lingkungan Universitas Keele dan Deirdre McKay, Sharon George menguraikan beberapa metode untuk mendengarkan musik lebih hijau melalui The Conversation.

Mereka menyarankan membeli album fisik yang sebenarnya lebih ramah lingkungan jika berencana untuk mendengarkannya berulang kali.

Mereka juga mencatat bahwa mengunduh musik dari layanan streaming untuk mendengarkan lagu secara offline dapat mengurangi konsumsi energi.

Menurut The Rolling Stone, berdasarkan laporan pada 2017 lalu, penyedia layanan streaming musik (Spotify) berjanji akan berupaya menuju netralitas karbon.

Tahun 2018, laporan baru menunjukkan berkurangnya jejak karbon sebesar 1.500 ton dan menutup hampir semua pusat data mereka yang kini beralih menggunakan jasa Google Cloud Platform (GCP).

“Itu tidak berarti bahwa Google menggunakan energi yang sepenuhnya terbarukan atau bahwa emisi CO2 mereka lebih rendah,” ujar Kyle Devine, profesor dari Universitas Oslo kepada The Rolling Stone.

Kabar baiknya, perusahaan penyedia layanan streaming Apple dan Amazon juga baru-baru ini berinvestasi dalam opsi energi terbarukan mengikuti jejak Google.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2