Lauren, Si Manis yang Hidup Tanpa Sampah

Klikhijau.com - Berapa sampah yang telah kau hasilkan selama 4 tahun terakhir? Jujur saja, jika pertanyaan itu disodorkan kepada saya, saya sulit menjawabnya. Barangkali juga kamu akan mengalami ha...

Lauren, Si Manis yang Hidup Tanpa Sampah
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Berapa sampah yang telah kau hasilkan selama 4 tahun terakhir? Jujur saja, jika pertanyaan itu disodorkan kepada saya, saya sulit menjawabnya.

Barangkali juga kamu akan mengalami hal yang sama. Sebab setiap hari kita memproduksi sampah, entah itu dari pembungkus roti atau nasi kuning yang kita beli di pinggir jalan.

Membungkusnya lalu membawanya pulang ke rumah. Dibungkus dengan kemasan plastik pula.

Tapi, jika pertanyaan itu kau utarakan kepada si cantik Lauren Singer, ia akan menjawabnya dengan mudah, bahkan terlalu mudah pertanyaan itu bagi perempuan yang lahir Kota New York, Amerika Serikat tersebut.

Tahun 2017 lalu, Dream.co.id pernah memuat berita tentang Lauren Singer di laman situsnya.

Rasanya berita itu telah cukup lama, tapi apa yang dilakukan Lauren dengan kampanye zero waste yang tidak muluk-muluk, masih sangat patut diapresiasi hingga bertahun-tahun ke depan.

Ia telah mendedikasikan hidupnya tidak memproduksi sampah sebanyak yang kita hasilkan. Ia  ingin membuktikan kepada dunia bahwa gaya hidup yang bebas sampah memang mungkin dilakukan

Gadis manis itu,  jika ditanya berapa sampah yang dihasilkan selama 4 tahun, seperti yang telah saya katakan tadi, ia akan menjawabnya dengan sangat mudah.

Bahkan mungkin ia akan menjawabnya tanpa berpikir panjang dengan mencoba menghitung sampah yang dihasilkan dengan jari tangannya. Lauren tidak akan melakukan itu.

Ia langsung akan menjawabnya, satu toples selama 4 tahun. Iya, jawaban itu benar seperti yang ditampilkan Dream.co.id dan beberapa situs lainnya, Lauren hanya menghasilakn satu toples sampah selama 4 tahun.

Gaya hidup zero waste

Ia telah memulai gaya hidup zero waste (tidak menghasilkan sampah sama sekali) saat masih menjadi mahasiswi jurusan teknik Lingkungan di New York University (NYU).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2