Lauren, Si Manis yang Hidup Tanpa Sampah

Klikhijau.com - Berapa sampah yang telah kau hasilkan selama 4 tahun terakhir? Jujur saja, jika pertanyaan itu disodorkan kepada saya, saya sulit menjawabnya. Barangkali juga kamu akan mengalami ha...

Lauren, Si Manis yang Hidup Tanpa Sampah
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Semasa kuliah, ia membuat proyek yang bertujuan meminimalisasi sampah yang terbuang. Lauren mengaku, ada dua hal yang membuatnya memilih hidup ramah lingkungan.

Pertama, saat dosennya, Profesor Jeffrey Hollender, memberikan perkuliahan tentang pentingnya hidup dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang dimiliki.

Kedua, saat Lauren melihat teman kampusnya selalu membawa bekal makan siang menggunakan kantong plastik sekali pakai.

Dua hal itulah yang membuat alur hidupnya berubah, ia lebih mencintai lingkungannya. Dan ia membuktikan cintanya itu dengan tidak menghasilkan sampah secara berlebihan.

Kamu bisa bayangkan, seseorang hidup di kota sebesar Amerika dan hanya menghasilkan 1 toples sampah selama 4 tahun.

Itu sesuatu yang fenomena, sosoknya menginsipirasi, karena itulah tulisan ini dibuat dan masuk ke rubrik sosok klikhijau.com

Lewat sebuah video, Lauren Singer membeberkan cara hidup anti mainstremnya dengan tidak menghasilkan sampah apa-apa.

Mulai dari membuat pasta gigi, deodoran, dan sabun cuci sendiri. Hingga berhenti membeli produk berkemasan dan mulai membawa tas serta botol sendiri untuk diisi produk-produk grosiran di pasar swalayan

Apa yang dilakukan Lauren Singer memang patut diapresiasi dan ditiru. Kalau belum bisa membuat pasta gigi, deodoran, dan sabun cuci sendiri.

Setidaknya saya dan kamu bisa memulainya dengan membawa tas sendiri saat belanja yang bisa mengurangi produksi sampah. Atau membawa air minum dalam botol sendiri, semisal tumbler.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2