Konflik Buaya dan Manusia di Towuti Berlanjut, BBKSDA Sulsel Evakasi Buaya

Klikhijau.com - Konflik Buaya dan Manusia di Danau Towuti kembali berlanjut. Tepatnya di sekitar dermaga Timampu, Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Korban bernama Furqon...

Konflik Buaya dan Manusia di Towuti Berlanjut, BBKSDA Sulsel Evakasi Buaya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Konflik Buaya dan Manusia di Danau Towuti kembali berlanjut. Tepatnya di sekitar dermaga Timampu, Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Korban bernama Furqon (31), warga Desa Tokalimbo, Kecamatan Towuti, diserang buaya di Danau Towuti, Jumat 24 Januari 2020 dinihari.

Insiden terjadi di Pelabuhan Timampu (Dermaga Timampu) sekitar jam 1 malam. Malam itu, Furqon hendak mengantar istrinya yang hamil di RSUD I La Galigo Wotu.

Korban diserang buaya saat mencuci kaki dan sendalnya di tepi Danau Towuti di areal Pelabuhan Timampu.

Beruntung, Furqon berhasil menyelamatkan diri dari serangan hewan predator tersebut. Akibat serangan itu, Furqon mendapat luka gigitan serius pada bagian paha sebelah kirinya.

Mendapat laporan seperti ini TIM Wildlife Resque Unit (WRU) Soroako dipimpin kepala resort bergerak cepat melakukan pengamanan di lokasi kejadian. Tim Wildlife juga menghimbau kepada warga sekitar untuk tidak melakukan aktifitas di sekitar TKP.

Kepala Bidang Wilayah I Palopo Nur Alam, S.hut menanggapi kejadian ini “Secara sosial, ini musibah yang tidak kita inginkan terjadi. Tapi di lain hal, danau memang habitat untuk hidup buaya muara sebagai satwa dilindungi," jelas Nur.

Menurutnya, kejadian ini menjadi dilema sebab penumpang atau pendatang terkena musibah.

Hanya persoalan awalnya, korban turun ke pinggir danau untuk cuci kaki. Nur Alam meminta agar sebaiknya dari pihak pelabuhan memperbanyak fasillitas MCK untuk masyarakat.

"Dari kami kan Mustahil buaya bisa dibasmi atau dimusnahkan di danau towuti” Terang Nur Alam.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2