Koalisi Ekonomi Membumi Bawa Inisiatif Ekonomi Berbasis Alam ke Bangkok Climate Action Week 2026

Koalisi Ekonomi Membumi Bawa Inisiatif Ekonomi Berbasis Alam ke Bangkok Climate Action Week 2026
Kepala Dewan Eksekutif Koalisi Ekonomi Membumi, Gita Syahrani membuka Paviliun Ekonomi Berbasis Alam pada 5 Oktober 2026 di Lumpini Park, Bangkok, Thailand. Paviliun Ekonomi Berbasis Alam hadir selama Bangkok Climate Action Week yang digelar pada 3-11 Oktober 2026. - Foto: Justcop.org
Bacakan Artikel

Selama perhelatan BKKCAW 2026, Paviliun Ekonomi Berbasis Alam mengagendakan diskusi kolaboratif, pameran produk, serta aksi solidaritas untuk merespons krisis iklim di Asia Tenggara. Inisiatif ini berupaya menghubungkan produsen, industri penyerap, pemilik modal, masyarakat sipil, dan pemerintah dengan tetap menempatkan kesejahteraan sosial serta kelestarian lingkungan sebagai prioritas.

Melalui pendekatan ekonomi berbasis alam, KEM mendorong terwujudnya visi bioekonomi Indonesia yang bertanggung jawab pada 2045. Target dari Indonesia Bioeconomy Initiative (IBI) 2045 ini mencakup potensi peningkatan hingga 18 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dengan nilai mencapai Rp50,71 triliun. Dari sisi lingkungan, peta jalan ini menargetkan penurunan emisi karbon nasional sebesar 0,38 miliar ton CO2 per tahun, sekaligus mengajak masyarakat meninjau ulang praktik ekonomi ekstraktif.

"Jika bermimpi akan dunia yang lebih baik dianggap terlalu mengawang-awang, setidaknya kita dapat menawarkan cara pandang baru untuk membayangkan kehidupan yang melampaui sistem ekstraktif yang kita warisi," kata Fito.

Penguatan posisi masyarakat sipil di BKKCAW 2026 mengusung tema Rao Likit atau "menentukan takdir sendiri". Rangkaian dialog dan advokasi dari festival berbasis kota ini dirancang sebagai landasan konsolidasi komunitas, akademisi, dan pemuda di kawasan ASEAN menuju Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP31) yang dijadwalkan berlangsung pada 9-20 November 2026 di Antalya, Turki.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2