Koalisi Ekonomi Membumi Bawa Inisiatif Ekonomi Berbasis Alam ke Bangkok Climate Action Week 2026

Koalisi Ekonomi Membumi Bawa Inisiatif Ekonomi Berbasis Alam ke Bangkok Climate Action Week 2026
Kepala Dewan Eksekutif Koalisi Ekonomi Membumi, Gita Syahrani membuka Paviliun Ekonomi Berbasis Alam pada 5 Oktober 2026 di Lumpini Park, Bangkok, Thailand. Paviliun Ekonomi Berbasis Alam hadir selama Bangkok Climate Action Week yang digelar pada 3-11 Oktober 2026. - Foto: Justcop.org
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Rentetan bencana hidrometeorologis yang melanda kawasan Asia Tenggara menjadi latar belakang mendesak bagi aksi iklim regional. Hanya sepekan sebelum penyelenggaraan Bangkok Climate Action Week (BKKCAW) 2026, banjir terparah dalam 15 tahun terakhir merendam Bangkok, Thailand. Musibah tersebut menewaskan 24 orang dan berdampak pada lebih dari 300 ribu keluarga hingga pemerintah setempat menetapkan status darurat.

Bencana serupa meluap ke Johor Bahru, Malaysia, tidak lama setelah banjir bandang menghantam tiga provinsi di Indonesia, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kerentanan struktural, urbanisasi cepat yang kurang terencana, serta keterbatasan infrastruktur adaptasi mempertegas posisi negara-negara Selatan (Global South) dalam ancaman perubahan iklim.

Merespons krisis tersebut, Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) menghadirkan Paviliun Ekonomi Berbasis Alam (Nature-Based Economy) di Lumphini Park, Bangkok, pada 5-7 Oktober 2026. Forum ini menjadi ruang temu bagi berbagai elemen masyarakat sipil, jurnalis, pengusaha sosial, investor berdampak, seniman, hingga peneliti dari berbagai negara Global South untuk berbagi solusi iklim yang sesuai dengan kerentanan wilayah masing-masing.

Direktur Eksekutif KEM Fito Rahdianto menyatakan bahwa kehadiran paviliun ini merupakan bentuk keterhubungan dan solidaritas antarnegara Global South dalam membangun nilai ekonomi yang lahir dari kemitraan dengan ekosistem lokal.

"Kami meyakini strategi aksi iklim tidak boleh bersifat tertutup atau terisolasi, melainkan melalui kolaborasi aktif antarpihak," ujar Fito, Senin (5/10/2026).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2