KLHK Perkuat Satgas Pengendalian Karhutla dengan Helikopter
Klikhijau.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak tinggal diam dalam mengantisipasi karhutla. Istilah karhutla akan nyaring terdengar jelang kemarau. Karhutla sendiri adalah s...
Klikhijau.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak tinggal diam dalam mengantisipasi karhutla.
Istilah karhutla akan nyaring terdengar jelang kemarau. Karhutla sendiri adalah singkatan dari Kebakaran Hutan dan Lahan.
Untuk mengantisipasi terjadinya karhutla, khususnya di Provinsi Riau, yang selama ini memang jadi “langganan” karhutla, maka KLHK tidak tinggal diam.
Sebagai langkah antisipasi dan kesiapan pengerahan sumber daya dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Gubernur Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla. Hal itu tertuang Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts 191/11/2023 selama 291 hari terhitung tanggal 13 Februari 2023 sampai dengan 30 November 2023.
[irp]
Sejak kemarin, Kamis, 18 Mei 2023 KLHK telah mengirimkan satu unit helikopter. Tujuan pengiriman helicopter tersebut untuk memperkuat satuan tugas (satgas) pengendalian karhutla di Provinsi Riau.
Direktur Pengendalian karhutla, Thomas Nifinluri mengungkapkan bentuk dukungan operasional udara ini sebagai langkah antisipasi dalam pengendalian karhutla di Provinsi Riau.
Hal itu dilakukan seiring dengan terjadinya peningkatan jumlah hotspot serta menurut BMKG bahwa bulan Mei – Oktober 2023 diprediksikan El-Nino Lemah.
Pantauan titik panas (hotspot) di wilayah Riau dari tanggal 1 Januari 2023- 18 Mei 2023 melalui pantauan web sipongi.menlhk.go.id berdasarkan Satelit Terra/Aqua (NASA) confident level ≥80% adalah sebanyak 36 titik dengan luas kebakaran 1.092,32 Ha.
“Dukungan helikopter dari KLHK ini digunakan untuk membantu kegiatan patroli udara, pemadaman udara atau water bombing, serta evakuasi penyelamatan. Patroli ini dilakukan untuk memantau potensi karhutla melalui udara khususnya pada wilayah rawan karhutla di Provinsi Riau,” terang Thomas.
[irp]