Kepunahan Massal ke 6 Mengintai, PBB Rilis Cara Penyelamatan Bumi
Klikhijau.com - Wikipedia mencatat, lebih dari 97% spesies yang pernah hidup telah punah, tetapi kepunahan terjadi dengan laju yang berbeda-beda. Berdasarkan catatan fosil, laju latar kepunahan di...
Klikhijau.com - Wikipedia mencatat, lebih dari 97% spesies yang pernah hidup telah punah, tetapi kepunahan terjadi dengan laju yang berbeda-beda.
Berdasarkan catatan fosil, laju latar kepunahan di Bumi adalah sekitar dua sampai lima familia avertebrata dan vertebrata laut setiap juta tahun.
Fosil organisme laut sering digunakan untuk mengukur laju kepunahan karena catatannya yang lebih unggul dan mempunyai jangkauan stratigrafi yang lebih besar daripada organisme darat.
Kepunahan massal adalah peristiwa menurunnya keanekaragaman dan keberlimpahan kehidupan makroskopis secara tajam. Hal ini terjadi ketika laju kepunahan meningkat berbanding dengan laju spesiasi.
[irp]
Kepunahan massal menurut catatan Mongabay telah terjadi selama 5 kali. Dan kepunahan massal keenam sedang berlangsung.
Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita telah memasuki periode keenam kepunahan sejak 2010. Emisi besar karbon dioksida dari bahan bakar fosil telah mempengaruhi kehidupan banyak tumbuhan dan hewan. Para ilmuwan memprediksi bahwa ini akan mempengaruhi banyak bentuk kehidupan di Bumi dalam tiga sampai empat dekade ke depan di Bumi.
Laju kepunahan massal keenam bisa saja dihindari. Hal ini telah dilakukan oleh PBB telah membuat rencana untuk menghindari peristiwa kepunahan massal keenam di Bumi.
Nationalgeographic mengabarkan jika UN Convention on Biological Diversity telah merilis rancangan proposal yang menjabarkan kerangka kerja untuk menangani masalah menurunnya populasi keanekaragaman hayati di Bumi.
Rancangan proposal ini bertujuan memberikan gambaran kepada pemerintah dan pembuat kebijakan mengenai 20 target yang harus dicapai satu dekade mendatang--mulai dari pengurangan emisi gas rumah kaca hingga meningkatkan jumlah kawasan lindung.