Kenya Melawan Pandemi dengan Gaya Rambut Covid-19
Klikhijau.com - Di banyak negara. Salon penata rambut banyak yang tutup. Penutupan salon penata rambut atau tukang cukur membuat orang susah mendapat gaya rambut yang diinginkan. Penutupan itu ber...
Klikhijau.com - Di banyak negara. Salon penata rambut banyak yang tutup. Penutupan salon penata rambut atau tukang cukur membuat orang susah mendapat gaya rambut yang diinginkan.
Penutupan itu bertujuan untuk memutus perjalanan covid-19 yang belum terbendung sepenuhnya.
Banyak orang yang kemudian berinisiatif mencukur sendiri rambutnya dan menatanya. mencukur rambut sendir bisa jadi juga adalah bagian dari kampanye melawan corona.
Namun Mable Etambo yang merupakan warga Kibera, Kenya memilik cara tersendiri untuk menyebarkan kesadaran akan keganasa virus corona.
Cara yang ditempuh oleh Etambo adalah menata rambut warga setempat dengan gaya rambut virus corona. wajah virus corona sebagaimana yang sering ditampilkan di media terlihat berduri.
[irp]
Bagi warga Kibera, cara yang ditempuh oleh Etambo terihat sederhana, tapi elegan. Anak telihat menyukai ide itu.
"Dengan gaya rambut virus corona, kami ingin memberitahu masyarakat untuk tetap jaga jarak, mengenakan masker kemana saja, dan mencuci tangan secara teratur atau memakai pembersih tangan untuk melindungi diri," ungkap Etambo seperti yang dilansir dari DW, 2 Juni 2020.
Perjuangan Etambo cukup berat, mengingat sekolah di Kenya sama seperti kebanyakan sekolah di dunia, yakni sedang tutup. Karena itu, Etambo ingin memastikan anak-anaknya mengerti arti dari gaya rambut tersebut dan pentingnya mengikuti aturan pemerintah untuk melawan pandemi.
"Saya suka karena ini menunjukkan bahwa virus corona itu nyata dan kita harus menganggap ini hal yang serius", kata Martha Apisa. Salah seorang anak yang memilih menata rambutnya seperti virus corona.
[caption id="attachment_15232" align="aligncenter" width="448"] Gaya rambut corona/foto-Donwilson Odhiambo[/caption]