Kenapa Bisa Gempa di Palu Dikategorikan Fenomena Supershear Langka?

Klikhijau. com – Saran dari Badan Kejuruan Sipil Persatuan Insinyur Indonesia (BKS PII) agar FT Universitas Tadoloka melakukan Kajian lanjutan bencana alam palu memang perlu. Mengingat para ahli memas...

Kenapa Bisa Gempa di Palu Dikategorikan Fenomena Supershear Langka?
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Menurut para ahli, gempa yang terjadi di wilayah Palu dan sekitarnya ini merupakan gambaran dari  fenomena gempa supershear langka.

Karena setelah dilakukan penelitian, ahli di Universitas California mengatakan kalau data menunjukkan kecepatan gempa palu adalah 4,1 kilometer per detik.

Selain itu gempa di Palu disebut sebagai gempa supershear karena ada bukti dari gambar satelit. Gambar tersebut menunjukkan kalau gempa bergerak sejauh 150 kilometer hanya dalam waktu 35 detik saja.

Lalu, apakah gempa supershear ini bisa terulang kembali di Palu? Pertanyaan itu masih terus meneror, sebaba  para seismolog belum bisa memastikan, karena butuh studi lebih lanjut untuk memprediksi secara akurat ukuran getaran.

Para ahli tidak bisa hanya mengandalkan citra satelit, mereka perlu turun langsung ke lapangan. Namun, setidaknya, dengan studi yang sudah dilakukan tersebut, identifikasi potensi bencana di masa mendatang bisa dilakukan dengan lebih akurat.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2