Ke Depan Sampah Jangan Dilihat sebagai Hal Tidak Berguna
Klikhijau.com - Mengawali Tahun 2020, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, dan Tempat Pem...
Klikhijau.com - Mengawali Tahun 2020, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di Kota Bekasi, Jumat, 3 Desember 2020.
Wamen Alue Dohong mengatakan kunjungannya kali ini untuk meninjau kesiapan TPA menghadapi datangnya musim hujan.
"Saya khawatir banjir air disertai banjir sampah. Syukur alhamdulillah, di TPST Bantar Gebang dapat tertangani dengan baik," ujarnya.
TPA Bantar Gebang yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, beroperasi sejak tahun 1989. Luas lahan 113,15 hektare yang terdiri dari landfill 81,40 hektare dan sarpras 23,30 hektare.
[irp]
Kapasitas total timbulan sampahnya mencapai 7.708 ton/hari. Komposisi dan karakteristik sampahnya yaitu 43% sampah organik dan 35% plastik dan PET (PolyEthylene Terephthalate) atau plastik yang bisa didaur ulang.
TPST Bantar Gebang juga menjadi lokasi pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang merupakan proyek kerja sama antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Pemprov DKI Jakarta.