Kabar Baik, Seekor Banteng Jawa Lahir di TN Baluran Situbondo
Klikhijau.com – Kelahiran anak banteng Jawa jadi kado kemerdekaan Indonesia. Anak banteng Jawa itu lahir, Jumat 9 Agustus 2024, pukul 04.30 WIB di Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur. Anak...
Klikhijau.com – Kelahiran anak banteng Jawa jadi kado kemerdekaan Indonesia. Anak banteng Jawa itu lahir, Jumat 9 Agustus 2024, pukul 04.30 WIB di Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur.
Anak banteng tersebut lahir dari pasangan Dimas dan Tina, dua indukan yang didatangkan dari Taman Safari Indonesia II Prigen.
Banteng Jawa merupakan satwa endemik. Ia hanya dapat ditemukan di Pulau Jawa. Pada umumnya, banteng jawa dapat ditemukan di berbagai habitat termasuk hutan, lahan pertanian dan daerah rerumputan. Namun sayang, kini habitat alami satwa ini semakin mengecil.
Karenanya kelahiran bayi satwa bernama ilmiah Bos javanicus tersebut menjadi kabar gembira di tengah peringatan Hari Konservasi Alam Nasional yang digelar setiap tanggal 10 Agustus.
[irp]
Jadi, kelahiran tersebut bukan hanya jadi kado kemerdekaan Indonesia, juga jadi kado peringatan HKAN.
Status banteng Jawa saat ini berada di tepi jurang, ia terancam punah. Semakin kurangnya hutan alami dapat menjadi salah satu penyebab menurunnya populasi satwa yang mirip kerbau dan sapi tersebut.
Selain karena, hilang habitat alami, acaman yang mengintai satwa endemic ini adalah maraknya perburuan liar akan daging dan tanduk mereka.
Karena ancaman tersebut, maka diperkirakan 80% populasi satwa ini menurun drastis. Bahkan diduga kuat di setiap habitatnya, populasinya tidak mencapai 100 individu.
[irp]
Oleh karena itu, kelhiran anak banteng jawa tersebut patut disambut gembira. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Satyawan Pudyatmoko mengungkapkan kelahiran anak banteng tersebut merupakan kabar gembira sekaligus memberikan optimisme bagi konservasi spesies.
"Kita berharap populasi banteng di Taman Nasional Baluran berkembang dengan baik," katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Baluran, Johan Setiawan menjelaskan anak banteng lahir dalam kondisi sehat dengan berat badan 21,5 kg, tinggi badan 64 cm, panjang badan 73 cm, dan lingkar dada 66 cm.
[irp]