Juli 2021 Jadi Bulan Terpanas dalam 142 Tahun Terakhir

Klikhijau.com - National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat menyatakan bahwa Juli 2021 merupakan bulan dengan suhu tertinggi dalam 142 tahun belakangan dalam pencatatan mere...

Juli 2021 Jadi Bulan Terpanas dalam 142 Tahun Terakhir
Bacakan Artikel

Persoalan gelombang panas juga terjadi di beberapa negara Eropa pada Agustus 2021. Pada 11 Agustus lalu, sebuah stasiun cuaca di Sisilia, Italia mencatat suhu panasnya hingga 48,8 derajat celcius. Hal ini menjadikan rekor baru di wilayah Eropa sebagai suhu terpanas.

Ahli meteorologi menggambarkan situasinya sebagai suatu yang ‘gila’, dan ‘luar biasa’. Layanan Cuaca di Seattle menulis bahwa upaya untuk meramalkan panas yang begitu ekstrem adalah "membingungkan," karena tidak ada situasi serupa yang terjadi di masa lalu.

Sedangkan, laporan Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa mencatat bahwa Juli 2021 merupakan bulan terpanas ketiga sesuai yang tercatat secara global.

Senada dengan itu, ilmu Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari Intergovermental Panel on Climate Change (IPCC) mencatat dunia mencapai pemanasan 1,5 derajat celcius pada tahun 2030.

Spinrad menyebutkan bahwa laporan IPCC lah yang paling serius mengungkap pengaruh manusia pada fenomena perubahan—atau cocok disebut krisis iklim.

“Ini laporan IPCC paling serius yang dengan tegas mengungkapkan pengaruh manusia terhadap perubahan iklim dan dampak yang serius dan meningkat secara signifikan,” pungkas Spinrad.

Sudah selayaknya semua pihak menyadari betapa dampak perubahan iklim menjadi ancaman serius di dekade mendatang.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2