Jangan Pakai Odol, Ini Cara Tepat Obati Luka Bakar Ringan

Klikhijau.com – Mengalami luka bakar ringan merupakan insiden yang kerap terjadi di rumah. Jika mengalaminya, penanganan pertama yang tepat akan memengaruhi lama penyembuhan dan bekas dari luka bakar...

Jangan Pakai Odol, Ini Cara Tepat Obati Luka Bakar Ringan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Mengalami luka bakar ringan merupakan insiden yang kerap terjadi di rumah. Jika mengalaminya, penanganan pertama yang tepat akan memengaruhi lama penyembuhan dan bekas dari luka bakar itu.

Penyebab luka bakar yang lazim terjadi seperti terkena api, minyak panas, knalpot, cairan kimia, tidak sengaja menyentuh tungku panas, pengeriting rambut, atau catokan rambut.

Dalam istilah medis luka bakar disebut sebagai combustio, yaitu cedera pada tubuh yang disebabkan oleh suhu tinggi atau panas.

Luka bakar bisa muncul kapan saja karena penyebab seperti disebutkan di atas. Sengatan listrik juga masuk dalam kategori ini.

Dari Kompas.com dikutip, dr.Wishnu Pramudito, Sp.B mengatakan, ada tiga grade luka bakar berdasarkan luas dan kedalaman luka. Grade satu berarti lukanya hanya di permukaan kulit saja.

Tipe pertama ini dianggap paling ringan karena umumnya hanya menimbulkan sedikit rasa sakit, kemerahan, dan bengkak.

Meski luka bakar tipe pertama ini tidak seserius luka bakar tingkat tinggi, tetap saja harus dirawat dengan benar sebab bisa meninggalkan bekas luka.

Sebagian besar luka bakar ringan dapat diobati di rumah. Sayangnya, ada mitos keliru yang menyebutkan bahwa luka bakar harus segera diolesi odol, mentega, atau cairan berminyak lain. Hal ini masih diikuti oleh kebanyakan orang.

Cara obati luka bakar ringan yang benar

Luka bakar ringan umumnya butuh waktu sekitar 1-2 minggu agar bisa sembuh sepenuhnya. Berikut cara mengobatinya untuk mengurangi rasa sakitnya, mencegah infeksi, dan menyembuhkan kulit lebih cepat.
# Dinginkan dengan air dingin

Hal pertama yang harus dilakukan saat terkena luka bakar ringan adalah mengguyurkan air dingin (bukan air es) ke area luka selama 20 menit. Bisa juga dengan merendam luka bakar dalam air keran dingin atau kompres basah dengan air dingin.

Lakukan ini selama sekitar 10 menit atau sampai rasa sakit mereda. Setelah itu, bersihkan area kulit terbakar memakai sabun bayi dan air.

# Oleskan salep antibiotik

Mengoleskan krim atau salep antibiotik di atas kulit yang terluka bisa mencegah infeksi lebih lanjut. Setelah dioleskan, tutupi kulit dengan kain kasa steril.

Jangan mengoleskan salep, pasta gigi atau mentega ke luka bakar, karena dapat menyebabkan infeksi. Jangan menggunakan antibiotik topikal.

# Olesi madu

Saat terkena luka bakar ringan, Anda dapat mengoleskan madu ke kulit yang terkena luka bakar untuk menyembuhkannya. Selain bersifat antiradang, madu juga mengandung agen antibakteri dan antijamur.
# Siram dengan susu cair

Susu akan membantu “menenangkan” kulit yang meradang karena luka bakar. Selain itu susu juga dianggap baik untuk perawatan setelah luka.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2