Graphium Rhesus, Kupu-Kupu Indah yang Elegan Memanjakan Mata
Klikhijau.com - Graphium rhesus adalah namaku. Aku termasuk kupu-kupu dari keluarga Papilionidae. Ukuranku sedang di antara jenis kupu-kupu lainnya. Namun termasuk mungil di keluarga Papilionidae....
Klikhijau.com - Graphium rhesus adalah namaku. Aku termasuk kupu-kupu dari keluarga Papilionidae.
Ukuranku sedang di antara jenis kupu-kupu lainnya. Namun termasuk mungil di keluarga Papilionidae. Panjang rentang sayapku hanya 17 cm.
Aku menyukai mineral. Karenanya aku senang bertandang ke sempadan sungai. Mengisap mineral di tumpukan pasir yang basah.
Aku suka berkunjung ke pinggir sungai beramai-ramai. Apalagi saat pancaroba seperti ini, jumlahku bisa ratusan hingga terbilang ribuan.
Saat aku mengisap mineral bersama kawanan sejenis, aku bisa lupa diri. Saking asyiknya terkadang aku abai. Abai melihat ancaman sekitar. Karena jangan heran saat lagi asyik mengisap mineral, seseorang bisa menangkapku hanya dengan tangan telanjang.
[irp]
Ya.... Oktober 2020 ini pergantian musim terjadi di tanah Sulawesi. Tanah tempat tinggalku. Kalian hanya bisa menemuiku di pulau unik ini. Aku tak bisa hidup di pulau lain. Karenanya aku endemik.
Saat ini Graphium rhesus sedang musim. Bisa ratusan dijumpai berkumpul di tepian sungai Bantimurung - Foto/Taufiq Ismail[/caption]
Warna biru membentuk alur senada dengan sayap atasku. Hanya terdapat variasi warna merah pada bagian sayap bawah menjadikanku tambah manis. Tampak manis saat fotografer memotretku saat hinggap di sempadan.
Bentuk dan corakku hampir serupa dengan kerabat dekatku, Graphium androcles. Pola alur warna sayapku hampir serupa. Hanya saja androcles, warna hitamnya lebih tajam. Variasi warnanya lebih dominan putih. Juga terdapat warna hijau muda pada panggkal sayap bagian atasnya.
[irp]
Bentuk sayapku hampir sama. Aku juga memiliki ekor dari perpanjangan sayapku. Hanya ukuran sayap kami berbeda. Androcles lebih lebar.
Bagi mereka yang awam kadang salah kaprah. Apalagi jika hanya menonton video. Terutama video bergerak lambat. Ekor biru mudaku berjumbai-jumbai layaknya androcles.
Habitatku di tepi sungai. Aku menyukai wilayah yang sedikit terbuka. Aku menyukai matahari. Apalagi setelah hujan mendera. Kami membutuhkan cahayanya untuk mengeringkan sayap. Biar kami bisa bebas terbang. Mencari nutrisi. Memenuhi kebutuhan pokok harianku.
Aku juga suka mengisap sari bunga. Terutama bagi betina dari jenisku. Oh ya.. jenisku yang suka mengisap mineralĀ umumnya adalah jantan.
Bunga tahi ayam, Lantana camara adalah bunga favoritku di alam. Bunga berwarna kuning dan orange ini menjadi langganan saat menjelajah wilayah terbuka.
[irp]