Gondola, Si Bayam Rambat Kaya Gizi yang Perlu Anda Ketahui
Klikhijau.com - Gondola. Penampakannya laksana ular yang bergerombol dan merambat di pagar. Tidak salah bila tanaman ini lazim menjadi penghias di pagar atau di teras rumah. Tapi jangan salah, tana...
Klikhijau.com - Gondola. Penampakannya laksana ular yang bergerombol dan merambat di pagar. Tidak salah bila tanaman ini lazim menjadi penghias di pagar atau di teras rumah.
Tapi jangan salah, tanaman ini bukan sekadar perhiasan yang elok dipandang, tapi juga kaya nutrisi.
Bisa disebut lembayung malabar, gandola, bayam sailan atau Basella rubra. Termasuk ke dalam genus Basella yang berasal dari India anak benua, Indocina, Malaysia, Indonesia, Filipina, New Guinea. Menjadi tumbuhan umum di Afrika, Cina selatan, Amerika tengah, dan berbagai negara Oseania.
Bayam rambat ini enak di lidah, gurih dan segar. Di Indonesia, tanaman ini memang belum sepopuler bayam atau selada.
Padahal, kandungan tetumbuhan ini cukup menggiurkan yakni kaya protein, lemak, karbohidrat dan serat.
[irp posts="1466" name="Akibat Perubahan Iklim, Beragam Tanaman Purba ini Bangkit" Lagi seperti Zombie"]
Gondola juga mengandung Vitamin C, Vitamin A dan kalsium. Rebusan daunnya dapat melancarkan air besar. Sementara buahnya sangat kaya zat antosianin yang dapat dipakai sebagai pewarna alami.
Menurut Heri Santoso, ketua Sub unit laboratorium gizi Politeknik Kesehatan Malang, antosianin juga dapat menurunkan tekanan darah.
Sayangnya, budidaya gondola belum massif. Boleh jadi karena manfaatnya yang masih belum diketahui. Padahal, iklim di Indonesia sangat cocok untuk budidaya bayam rambat ini.
Mari menanam gondola dan memanen manfaatnya!
[irp posts="1463" name="Gajah Saja Buang Sampah Pada Tempatnya, Kok Kamu Tidak?"]