Gerbera, Tanaman Hias dengan Struktur Helai Mahkota Bunga Berlapis-lapis
Klikhijau.com – Gerbera atau yang lebih populer dengan nama Gebras atau Hebras merupakan tanaman bunga hias yang unik karena tak berbatang. Hebras pertama kali dijumpai oleh Traug Gerber di Afrika Sel...
Klikhijau.com – Gerbera atau yang lebih populer dengan nama Gebras atau Hebras merupakan tanaman bunga hias yang unik karena tak berbatang. Hebras pertama kali dijumpai oleh Traug Gerber di Afrika Selatan, lalu menyebar ke Indonesia sejak abad ke-19.
Eksotika tanaman ini ada pada kembangnya yang berwarna mencolok dan beraneka ragam dengan struktur helai mahkota bunganya berlapis-lapis. Sebagaimana krisan atau bunga Baby breath, Gerbera juga dikenal sebagai bunga potong dengan daya tahan di atas rata-rata bahkan mencapai tiga minggu setelah dipetik.
Penasaran dan ingin berkenalan lebih jauh perihal Hebras, simak penjelasannya mengenai jenis, cara budidaya dan perawatannya!
Jenis Gerbera
Tanaman ini dibagi menjadi empat jenis dilihat dari struktur helai mahkota bunganya antara lain:-
Gerbera berbunga selapis
-
Gerbera berbunga dua lapis
-
Gerbera berbunga tiga lapis
-
Gerbera holand
Cara budidaya Hebras
Bila terkesan atau tertarik dengan Hebras, kamu dapat membudidayanya. Berikut panduan yang penting diketahui:-
Pembibitan
-
Area tumbuh terbaik
-
Penanaman
- Menyemai di bak persemaian. Cara ini dilakukan untuk bibit/benih yang berasal dari biji. Pilihlah lokasi persemaian yang mendapat sinar matahari pagi atau di dalam suatu ruangan yang mendapat cahaya buatan 40 Watt. Siapkan media semai berupa campuran tanah yang subur dan halus, pasir serta pupuk kandang yang telah matang dengan perbandingan 1:1:1. Beri naungan plastik transparan agar kelembapan mencapai 98 %. Isi bak semai dengan selapis pecahan batu bata atau genting kira-kira 1/3 dari volume bak, lalu masukkan media semai sampai 90 %.
- Penyemaian dengan kultur jaringan. Caranya adalah siapkan media dasar berupa medium Murashige Skoog yang ditambah gula 30 gram/liter, vitamin B dan zat pengatur tumbuh kinetin 5 mg serta IAA 0,5 mg/liter. Medium dibuat padat dengan Difco Bacto Agar (DBA) sebanyak 7,5 gram/liter. Tanamkan mata tunas literal dalam media. Setelah 45 hari, mata tunas majemuk mulai terbentuk. Bibit hasil kultur jaringan lalu dipindahkan ke persemaian steril dan dipelihara sampai cukup besar. Setelah itu, bibit dipindahkan ke persemaian biasa dengan komposisi media yang sama dengan persemaian benih yang berasal dari biji.
- Penyemaian dengan anakan. Caranya adalah tanaman atau biblit anakan yang sudah dibersihkan dari tanah, akar-akar dan daun tua, dapat langsung ditanam di lahan pembibitan dengan jarak 5 x 10 cm.
Perawatan tanaman
Setelah tumbuh, perawatan harus dilakukan. Berikut panduannya:-
Penyiraman
-
Pemupukan
-
Penyiangan
-
Perempalan
-
Penanganan hama penyakit