Cara Merawat Bunga Krisan Agar Tumbuh Subur Memesona

Publish by -127 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Cara Merawat Bunga Krisan Agar Tumbuh Subur Memesona
Cara Merawat Bunga Krisan Agar Tumbuh Subur Memesona/foto-Suaracom

Bunga krisan tidak bisa dibiarkan tumbuh begitu saja, ia harus mendapat perawatan

Klikhijau.com – Merawat bunga krisan tidak bisa sembarangan. Ada cara tertentu untuk merawat bunga dari suku Asteraceae ini.

Bunga krisan  atau  bunga krisantemum atau dikenal juga dengan nama seruni ini.  Mulai muncul pada zaman Kapur.

Diduga kuat bunga  ini berasal dari Cina dan Jepang. Tanaman ini menyebar ke kawasan Eropa dan Prancis tahun 1795.

Untuk di Indonesia sendiri  krisan mulai masuk  abad ke-17. Sejak tahun 1940, bunga krisan dikembangkan secara komersial.

KLIK INI:  Peneliti AS Temukan Cara Hasilkan Tanaman Lebih Besar dari Seharusnya

Untuk mendapatkan bunga krisan yang indah memesona. Dibutuhkan perawatan ekstra. Tidak bisa hanya asal tanam saja lalu mengabaikannya. Membiarkannya tumbuh sendiri merawat dirinya, tidak bisa demikian.

Ada bererapa cara agar bunga krisan tumbuh subur:

  • Memilih media tanam

Untuk krisan mini, sebaiknya menggunakan media tanam pot. Potnya tidak bisa asal diisi tanah, pastikan tanah yang mengisi pot adalah yang benar-benar gembur.

Paling ideal adalah berupa campuran antara tanah gambut, arang sekam dan serat kelapa dengan perbandingan 1:4:1.

Namun, untuk media tanam seperti kebun, bisa dibuat petak-petak seperti jika hendak menanam sayuran. Pastikan tanahnya juga gembur agar memudahkan akar krisan menancap dan menjalar ke dalam tanah.

  •  Pilih lokasi yang tepat

Lokasi yang tepat sangat menentukan tumbuh suburnya bunga krisan. Bunga ini adalah jenis bunga yang tidak terlalu tahan dengan sinar matahari, meski menyukainya. Maka perawatannya harus diminimalkan tersentuh sinar matahari. Idealnya bunga ini bisa bersentuhan dengar sinar matari antara   3 hingga 4 jam.

Jika terlalu terpanggang sinar matahari, bunga ini akan mudah layu.

KLIK INI:  9 Jenis Tanaman Hias yang Dipercaya Membawa Hoki di Rumah
  • Penyiraman

Hal paling utama dari semua jenis tanaman hias atau bunga adalah penyiraman. Apalagi jika musim kemarau atau berada di daerah panas. Hal ini juga berlaku bagi bunga krisan.

Namun, untuk bunga krisan ada pengecualian cara menyiramnya, yakni hanya disarankan  menyiram   bagian batang dan tanahnya saja.

Kenapa demikian? Karena bunga krisan bisa membusuk akibat tumbuhnya bakteri dan jamur. Sebaiknya disiram pada waktu pagi hari saja.

  • Teknik  pinching

Pinching adalah pemotongan atau pembuangan pucuk yang biasanya tumbuh pada tanaman saat awal penanaman. Cara ini adalah salah  satu cara yang banyak digunakan oleh pencinta tanaman hias.

  •  Teknik disbudding

Teknik disbudding merupakan salah satu cara merawat bunga krisan dengan cara menyingkirkan bagian bunga yang tidak diiginkan.

Tujuan dilakukan hal ini adalah  untuk memperoleh bentuk yang sempurna sesuai keinginan.

  • Hindarkan dari cahaya lampu

Agar bisa berbunga dengan indah memesona. Bunga kristan  hanya membutuhkan matahari dalam waktu singkat. Dan pada malam hari  membutuhkan area gelap.

Karena itu sebaiknya menghindarkan bunga ini dari cahaya apapun di malam hari, termasuk cahaya lampu.

KLIK INI:  Kukang, Si Mungil Manja dan 5 Fakta Unik Tentangnya
  • Potong bunga setelah layu

Banyak orang biasanya membiarkan saja bunga yang layu di batangnya. Khusus bunga kristan, sebaiknya langsung memotongnya tangkai bunga yang telah layu. Dengan cara ini, tanaman krisan selanjutnya akan berbunga dengan lebat.

  • Rajin membersihkan gulma dan hama

Musuh terbesar tanaman, termasuk bunga krisan adalah gulma dan hama. Karenanya harus siap sewaktu-waktu untuk membersihkan bunga ini dari gulma dan hama.

  • Pemupukan

Hal penting lainnya adalah pemupukan tumbuhan. Agar tetap ramah lingkungan, sebaiknya gunakan pupuk organik, baik pupuk kandang atau pupuk kompos. Pemupukan berguna untuk menyuburkan tanaman.

Itulah cara merawat bunga krisan agar tetap berbunga indah memanjakan mata. Meski bunga ini   berasal dari daerah yang sejuk dan dingin. Bukan berarti tidak bisa dibudidayakan di daerah panas, caranya ikuti cara merawatnya seperti yang diuraikan di atas.

KLIK INI:  Buah Rambutan, Lezat Dagingnya dan Jangan Sepelekan 4 Manfaat Ajaib Bijinya
Editor: Idris Makkatutu

KLIK Pilihan!