Daun Mangkokan, Tanaman Hias Unik yang Berpotensi Jadi Obat
Klikhijau.com - Daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) merupakan salah satu jenis tanaman hias pekarangan. Tanaman ini berasal dari golongan Magnoliophyta (tanaman berbunga). Meski berasal dari...
Klikhijau.com - Daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) merupakan salah satu jenis tanaman hias pekarangan. Tanaman ini berasal dari golongan Magnoliophyta (tanaman berbunga).
Meski berasal dari golongan Magnoliophyta, namun daun mangkokan tidak memiliki bunga. Tanaman dari ordo Apiales ini menyukai tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindungi.
Tidak hanya dijadikan sebagai tanaman hias yang dirawat di depan rumah. Namun, tanaman ini juga dapat ditemukan tumbuh liar di ladang atau tepi sungai.
Daun mangkokan dapat tumbuh pada ketinggian 1 sampai 200 meter. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi 1 hingga 3 meter. Ia memiliki batang berkayu, bercabang, bentuknya bulat, panjang, dan lurus.
[irp]
Tanaman berdaun hijau tua ini memiliki daun tunggal, bertangkai, agak tebal, bentuknya bulat berlekuk seperti mangkok. Sementara pangkalnya berbentuk jantung, tepi bergerigi, diameter 6 hingga 12 cm, dan pertulangan menyirip.
Daun mangkokan tidak hanya dijadikan tanaman hias, tetapi juga sebagai tanaman obat. Sebagai tanaman obat daun mangkokak relatif populer di Indonesia atau nusantara.
Mungkin ada yang bertanya, kenapa namanya mangkokan? Itu karena bentuk daun dari tanaman ini menyerupai mangkok. Jadi, namanya mengacu pada bentuk daunnya yang melengkung serupa mangkok.
Tanaman ini sering dimanfaatkan untuk mengobati luka, rambut rontok, dan bau badan. Tidak hanya itu, tetapi juga dapat dijadikan obat untuk mengobati radang payudara dan pembengkakan disertai bendungan ASI.
[irp]