Cerita Rahmawati, Menyulap Eceng Gondok Jadi Aneka Kerajinan Berharga

Klikhijau.com โ€“ Aksi kreatif yang menyulap eceng gondok (Eichornia crassipes) menjadi kerajinan berharga memang mulai menggeliat di mana-mana. Di Makassar, seorang perempuan bernama Rahmawati (25) men...

Cerita Rahmawati, Menyulap Eceng Gondok Jadi Aneka Kerajinan Berharga
Bacakan Artikel

Dari tangan terampilnya ia berhasil membuat aneka kerajinan seperti tas, topi, lapisan kursi, dan berbagai macam lainnya yang tentunya berbahan dasar eceng Gondok.

[caption id="attachment_17912" align="alignnone" width="480"]karya kerajinan Karya kerajinan andalan Rahmawati berbahan eceng gondok - Foto/Ist[/caption]

Rahma berkisah, sebelum diolah atau dibentuk, eceng gindok terlebih dahulu dikeringkan selama empat hari hingga satu minggu. Bila sudah mengering optimal, lalu dibasahi kembali untuk memudahkan dirajut.

[irp]

Demi mengembangkan skillnya, Rahmawati kembali mengikuti pelatihan pada tahun 2019. Tahun ini, ia pun masih berencana ikut pelatihan untuk memperluas pengetahuan dan kecakapannya.

Sejauh ini, Rahmawati mengaku hanya berlima yang mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dari pelatihan. Di wilayah tempat tinggalnya sendiri, ia melihat antusias warga masih kurang menggeluti kerajinan eceng gondok.

Potensi ekonominya besar

Padahal, potensi ekonomi dari hasil kerajinan tangan berbahan tanaman gulma ini sangatlah lumayan. Buah tangan Rahmawati misalnya dijual paling murah Rp 5000 untuk gantungan kunci dan Rp 800 ribu untuk produk kursi jamur dan tikar bulat.

Peminat hasil karyanya memang masih terbatas yakni dari Dekranasda. Namun, Rahmawati optimis kreativitas yang dilakukannya punya prospek pasar yang baik ke depannya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: