CAT Nilai Dunia Gagal Perangi Pemanasan Global

Klikhijau.com - Climate Action Tracker (CAT)  belum lama ini mengeluarkan sebuah penilaian terkait iklim. Penilaian mereka menunjukkan bahwa hampir setiap negara di dunia telah gagal memenuhi tujuan i...

CAT Nilai Dunia Gagal Perangi Pemanasan Global
Bacakan Artikel

Meresahkan pemerhati lingkungan

Temuan CAT ini telah  meresahkan sebagian besar pemerhati lingkungan. Bahkan aktivis iklim Jerman, Luisa Neubauer menekankan bahwa “penelitian ini seharusnya tidak menjadi momen yang disayangkan.” Namun menurut  Neubauer justru sebaliknya

“Jawaban yang memadai untuk penelitian ini adalah tindakan iklim yang drastis,” katanya.

Penilaian CAT ini merinci ada beberapa bidang yang harus diperbaiki dan itu sangay diperlukan untuk memenuhi tujuan iklim.

Perbaikan yang disarankan, yakni meningkatkan pengembangan energi terbarukan dan membatalkan proyek konstruksi batu bara dan pipa. Tapi langkah itu harus cepat dilakukan agar perubahan dapat datang lebih cepat.

Seperti yang ditunjukkan oleh penilaian tersebut bahwa tenggat target yang paling penting adalah tahun 2030. Di mana pada saat itu emisi global harus dikurangi hingga 50%, dan pemerintah tidak berada di dekat ini.

“Kami memperkirakan bahwa dengan tindakan saat ini, emisi global akan berada pada tingkat kira-kira saat ini pada tahun 2030, kami akan mengeluarkan emisi dua kali lebih banyak dari yang diperlukan untuk batas 1,5°C,” ungkap laporan CAT tersebut.

Bagaimana dengan Indonesia? Jika merujuk pada laporan CAT tersebut, maka Indonesia juga akan kesulitan memenuhi target Perjanjian Paris untuk memerangi pemanasan global.

Sepertinya Indonesia harus belajar dari Gambia—negara terkecil di benua Afrika, yang memiliki luas wilayah hanya 11.000 meter per segi dengan jumlah populasinya hanya 1,8 juta orang.

Sumber: Inhabitat

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2