Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Tips Hijau dan Gaya Hidup

Cara Sederhana Mengajarkan Anak Cinta Lingkungan

Klikhijau.com- Bagaimana cara mengajarkan anak cinta lingkungan? Rasa cinta kepada lingkungan memang perlu selalu dipupuk. Sebak jika tidak, kita akan semakin abai pada kerusakannya. Jika ingin bum...

Oleh Idris Makkatutu 12 Feb 2019 00:09 4 menit baca
Klikhijau.com- Bagaimana cara mengajarkan anak cinta lingkungan? Rasa cinta kepada lingkungan memang perlu selalu dipupuk. Sebak jika tidak, kita akan semakin abai pada kerusakannya. Jika ingin bumi ini baik-baik saja hingga beratus tahun ke depan, maka rasa cinta generasi penerus harus dibiakkan sejak dini. Beberapa cara bisa dicoba agar anak-anak cinta lingkungan sejak kecil. Hal ini penting mengingat lingkungan kita semakin hari semakin kritis. Mengutip orami.co.id dan environment-indonesia.com ini hal yang bisa diterapkan kepada si kecil agar cinta lingkungan.
KLIK INI: SDIT Insatama Makassar Tanamkan Sikap Cinta Lingkungan Sejak Dini
  • Ajarkan reduce, reuse, recycle
Mengenalkan konsep reduce, reuse, recycle akan membantu si kecil lebih cinta lingkungan. Jelaskan dengan sederhana bahwa reduce berarti sebisa mungkin setiap orang berusaha harus mengurangi sampah yang dihasilkannya, sedangkan reuse dan recycle berarti memanfaatkan kembali sampah yang masih bisa dipakai atau mendaur ulangnya. Berikan contoh nyata mengenai cara mengurangi, memakai kembali, serta mendaur ulang sampah setiap hari. Hal ini dilakukan agar si kecil melihat sendiri dan mempraktikkannya. Misalnya tidak menggunakan kantong plastik atau menggunakan botol bekas untuk sebagai media tanam
  • Buat kegiatan mendaur ulang menjadi menyenangkan
Jika ingin si kecil menghabiskan waktu dengan aktivitas produktif? Anda bisa mengajaknya berkreasi sekaligus mendaur ulang, supaya si kecil tahu bahwa sampah bisa disulap menjadi permainan yang menyenangkan. Dengan begini, si kecil bisa bermain, belajar, sekaligus memanfaatkan sampah yang tak terpakai di rumah. Buat kegiatan daur ulang sebagai waktu kreatif. Si kecil bisa membuat beragam bentuk dari berbagai macam sampah, seperti plastik, kardus, atau kertas. Siapkan saja lem, karton, gunting, crayon, dan kertas berwarna sebagai tambahan agar hasilnya semakin seru.
  •  Pergi ke alam bebas
Nah, ajak si kecil pergi ke alam bebas yang belum terpapar polusi suara dan udara, seperti daerah pegunungan atau pantai yang masih bersih. Biarkan si kecil melihat dan menikmati alam bebas dengan udara segar serta lingkungan asri yang kaya akan flora dan fauna yang indah. Ingatkan padanya bahwa penting sekali untuk cinta lingkungan dan menjaga kelestariannya, minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan, supaya ia bisa terus menikmati alam bebas hingga tua nanti.
  •  Hindari pemakaian produk tidak ramah lingkungan
Si kecil tentu masih belum bisa mengerti apa itu efek rumah kaca, bahaya karbondioksida, dan pentingnya menggunakan produk yang ramah lingkungan. Tapi, kalau Anda secara aktif terus bercerita dan memberikan pemahaman dengan contoh nyata, balita pasti bisa mengikutinya, jadi lakukan saja Misalnya, membawa tumbler atau tempat minum saat bepergian, tidak menggunakan plastik
KLIK INI: Memanfaatkan Sampah Botol Plastik Untuk Membuat Kebun Hidroponik, Ini Tipsnya!
  • Buang sampah pada tempatnya
Kebersihan menjadi hal yang tak kalah penting diterapkan untuk melestarikan lingkungan. Menurut naeyc.org, jika anak-anak diajarkan untuk membuang sampah di tempatnya sejak dini, maka seiring perkembangannya akan mendorong anak tersebut untuk selalu membuang sampah di tempatnya, di mana pun ia berada. Sebab, jika dibiarkan begitu saja, sampah yang berserakan tidak hanya mengotori lingkungan, tetapi juga dapat merusak ekologinya
  • Ajarkan untuk hemat listrik
TV, game player, dan aneka peralatan elektronik membutuhkan konsumsi listrik yang besar. Ajari anak-anak untuk mematikan dan mencabut gadget elektronik setelah menggunakan peralatan tersebut untuk mengajari mereka hemat energi. Kurangi aktifitas anak pada alat-alat tersebut. Gantilah dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan lain semisal membaca, bersepeda, membuat kerajinan, dan berbagai kegiatan di luar rumah yang membuat anak tetap aktif secara fisik dan melatih imajinasi mereka.
  • Hemat air
Mengajari anak untuk menghemat air bisa ditanamkan dengan membiasakan menutup keran air, atau menggunakan gelas ketika sedang menyikat gigi. Begitu juga saat anak mandi, batasi air yang digunakan.
  • Ajak berkebun
Mengajak anak berkebun atau memelihara taman selain menyehatkan juga menanamkan rasa cinta pada lingkungan. Jika tidak memiliki ruang untuk membuat taman, coba siasati dengan membuat taman mungil di beranda atau teras sekalipun dengan pot.
  • Jadilah panutan bagi si kecil
Agar anak mempunyai sikap menghargai dan mencintai lingkungan tentunya tidak bisa dipisahkan dari sikap dan perilaku orang tuanya. Akan percuma, meskipun kita berteriak-teriak meminta anak mencintai lingkungan tetapi perilaku kita sendiri tidak. Misalnya dengan melakukan aktifitas pemahaman mengenai lingkungan alam, yaitu melakukan diskusi sederhana dengan tentang mencintai alam saat merawat tanaman atau bisa saja menceritakan dongeng yang berisi nilai-nilai cinta lingkungan alam. (kh)
Topik terkait
#buang sampah pada tempatnya #anak cinta lingkungan #daur ulang sampah #hemat listrik #hemat air #berkebun #kementerian lingkungan hidup dan kehutanan