Cara Membuat Media Tanam Terbaik untuk Sayuran Segar

Klikhijau.com - Faktor paling penting dalam menentukan keberhasilan menanam sayuran adalah pilihan media taman (Metan) yang baik dan tepat. Perannya dapat mempengaruhi hasil produksi tanaman. Seiri...

Cara Membuat Media Tanam Terbaik untuk Sayuran Segar
Bacakan Artikel

Oleh sebab itu, harus dapat menggantikan fungsi tanah dengan baik untuk tanaman yang dibudidayakan (Perwitasari, B. 2012). Media tanam yang baik haruslah mempunyai sifat-sifat fisik, biologi, dan kimia yang sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman dengan syarat sebagai berikut:

[irp]



  • Menyediakan unsur hara



Nutrisi yang cukup, baik makro ataupun mikro sangatlah penting untuk pertumbuhan tanaman. Ini dapat disediakan dari pupuk ataupun melalui aktivitas mikroorganisme yang ada di dalam media tanam.


  • Mempunyai porositas



Mampu menyimpan air dan oksigen serta memiliki kemampuan drainase yang baik. Ini bertujuan untuk dapat mempertahankan kelembaban tanah dan membuang kelebihan air di dalamnya. Di sisi lain, rongga tersebut harus pula dapat menyerap air dengan baik. Dengan tujuan untuk disimpan sebagai cadangan dan juga untuk mempertahankan kelembaban.


  • Mampu menopang tanaman dan menyediakan ruang tumbuh untuk akar



Media tanam baiknya pada kondisi gembur sehingga akar tanaman dapat tumbuh dengan sempurna. Namun perlu diperhatikan bila media terlalu gembur, pertumbuhan akar akan leluasa, ini dapat menyebabkan tanaman menjadi terlalu mudah lepas dan tercabut. Sebaliknya, bila terlalu padat akar tanaman akan mengalami kesulitan untuk tumbuh.


  • Tidak mengandung bibit penyakit dan hama



Hama dan penyakit yang ada di dalam media tanam bisa menyerang tanaman, efeknya dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Namun juga tidak harus steril, karena banyak mikrooganisme tanah yang sangat bermanfaat untuk tanaman, media tanam harus higienis dari hama dan bibit penyakit.

[irp]

Bahan media tanam organik untuk sayuran



  • Tanah



Pada umumnya terdapat 2 tipe tanah yang perlu diperhatikan yaitu tanah lempung, tanah pasir. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Tanah yang berpasir mempunyai kemampuan drainase yang baik, dan cepat mengalirkan air tetapi jenis tanah tersebut sangat buruk dalam hal menyimpan air sebagai cadangan dan menjaga kelembapan.

Sedangkan tanah lempung cenderung lebih sulit untuk ditembus air sehingga akan menyebabkan air tergenang pada media tanam. Tanah yang baik sebagai media tanam diambil dari lapisan bagian atau top soil, gabungan dari tanah pasir dan lempung biasanya menghasilkan tanah yang gembur.



  • Humus atau Kompos



Penambahan bahan organik seperti humus atau kompos pada media tanam, dapat memperbaiki struktur fisik tanah dan juga dapat meningkatkan kapasitas tukar kation. Dalam menambahkan Kompos, sebaiknya menggunakan kompos yang sudah matang.

Kompos yang masih belum matang dapat berpotensi mendatangkan penyakit dan hama. Selain itu, unsur haranya juga relatif sulit untuk diserap tanaman karena belum terurai secara penuh.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: