Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Sampah Plastik Ala Enis Akiev
Klikhijau.com - Cara membuat kerajinan tangan gampang-gampang susah. Gampang bagi orang yang memiliki keahlian dan sangat sulit bagi yang tak memilikinya. Kerajinan tangan atau kriya merupakan bent...
Klikhijau.com - Cara membuat kerajinan tangan gampang-gampang susah. Gampang bagi orang yang memiliki keahlian dan sangat sulit bagi yang tak memilikinya.
Kerajinan tangan atau kriya merupakan bentuk seni ‘tingkat’ tinggi. Bahan-bahan yang tak berguna bagi kebanyakan orang, di tangan orang yang ahli bisa berubah jadi barang berharga. Memiliki nilai ekonomi tinggi dan estetis.
Kerajinan tangan mulai berkembang di zaman Neolitikum atau zaman Batu Muda. Zaman ini adalah masa perubahan yang sangat besar dalam hidup manusia.
Pada saat itu manusia telah hidup menetap pada suatu tempat. Pada saat itulah pemikiran manusia mulai memikirkan untuk menghasilkan sesuatu agar lebih berguna.
[irp]
Benda-benda yang dihasilkan di antaranya adalah kerajinan tangan. Terbuat dari bahan-bahan yang terdapad di lingkungan. Dikreasi agar lebih menarik terlihat.
Seiring dengan perkembangan zaman. Kerajinan tangan semakin berkembang. Cara membuat kerajinan tangan pun berkembang, mulai dari alat hingga bahannya.
Ada seniman yang membuat kreasinya dari bahan yang mahal, ada juga dari barang yang tak bernilai seperti halnya yang dilakukan oleh Enis Akiev
Akiev membuat kreasi dari sampah plastik. Kreasinya bukan terbilang tidak umum seperti dilakukan banyak orang yang mengkreasi sampah plastik menjadi kerajinan tangan. Akiev membuat keramik yang mengesankan dari sampah plastik.
“Saya mendapat ide ini karena banyak sampah plastik yang terbuang ke laut,” katanya
Akiev merupakan desainer perempuan yang berasal dari Jerman. Ia mengubah sampah plastik menjadi keramik yang eksotik.
Keramik yang dihasilan oleh tangan kreatif Akiev berwarna-warni sehingga tampak indah. Warna-warna tersebut merupakan warna asli dari plastik yang ia temukan lalu satukan.
[irp]
"Warna-warna diciptakan sepenuhnya melalui pemilahan sampah yang menjadi tumpukan yang serasi," kata lulusan Sekolah Desain Internasional Köln tersebut.
Proses sehingga Akiev bisa membuat kerajinan tangan dari plastik tidaklah mudah. Ia mampu menyulap sampah plastik bernilai seni tinggi dan bisa menyelamatkan lingkungan dari kepungan sampah plastik melalui jalan yang panjang.
Akiev menyadari bahwa plastik adalah sesuatu yang tak bisa dibuang. Karena akan menimbulkan berbagai macam masalah.
Ia terus menggali idenya untuk mengurangi sampah plastik. Suatu hari ia menemukan sebuah laporan dari Geological Society of America. Laporan tersebut mengumumkan penemuan "batu" baru yang disebut plastiglomerate.