Cahaya Buatan, Dapat Mengacaukan Kehidupan Dunia satwa

Klikhijau.com – Cahaya dan kehidupan. Dua hal tak terpisah. Namun, kebanyakan cahaya—tanpa adanya gelap. Kehidupan akan kacau balau. Kenapa demikian, karena gelap pun dibutuhkan untuk hidup, bukan...

Cahaya Buatan, Dapat Mengacaukan Kehidupan Dunia satwa
Bacakan Artikel

Selama miliaran tahun, semua kehidupan mengandalkan ritme siang dan malam yang dapat diprediksi di Bumi. Ini dikodekan dalam DNA semua tumbuhan dan hewan. Manusia telah secara radikal mengganggu siklus ini dengan menerangi malam.

Tumbuhan dan hewan bergantung pada siklus harian ritme terang dan gelap Bumi untuk mengatur perilaku pendukung kehidupan seperti reproduksi, nutrisi, tidur, dan perlindungan dari pemangsa.

Bukti ilmiah menunjukkan bahwa cahaya buatan di malam hari memiliki efek negatif dan mematikan pada banyak makhluk termasuk amfibi, burung, mamalia, serangga, dan tumbuhan.

Namun keberadaan lampu buatan dapat mengganggu ekosistem dunia. Hewan nokturnal tidur di siang hari dan aktif di malam hari. Polusi cahaya secara radikal mengubah lingkungan malam mereka dengan mengubah malam menjadi siang.

[irp]

Menurut ilmuwan riset Christopher Kyba, untuk hewan nokturnal, ”penemuan cahaya buatan mungkin mewakili perubahan paling drastis yang dilakukan manusia terhadap lingkungan mereka”.

“Predator menggunakan cahaya untuk berburu, dan spesies mangsa menggunakan kegelapan sebagai penutup,” Kyba menjelaskan “Di dekat kota, langit berawan sekarang ratusan, atau bahkan ribuan kali lebih terang daripada 200 tahun yang lalu. Kami baru mulai mempelajari betapa drastisnya pengaruh ini terhadap ekologi nokturnal,” lanjutnya.

Juga berdampak pada habitat lahan basah

Silau dari lampu buatan juga dapat berdampak pada habitat lahan basah yang merupakan rumah bagi amfibi seperti katak dan kodok, yang suara seraknya di malam hari adalah bagian dari ritual berkembang biak. Lampu buatan mengganggu aktivitas malam hari ini, mengganggu reproduksi dan mengurangi populasi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: