Burung Julang Sulawesi, Si Petani Hutan Diambang Kepunahan
Klikhijau.com - Pulau Sulawesi merupakan salah satu pulau dengan jumlah hewan endemik yang cukup tinggi, tak terkecuali untuk spesies burung. Tanah Sulawesi menjadi rumah bagi 224 jenis burung, dimana...
Klikhijau.com - Pulau Sulawesi merupakan salah satu pulau dengan jumlah hewan endemik yang cukup tinggi, tak terkecuali untuk spesies burung. Tanah Sulawesi menjadi rumah bagi 224 jenis burung, dimana 41 diantaranya merupakan burung endemik yang hanya dapat ditemukan di daratan Sulawesi.
Namun, dari banyaknya hewan endemik ini, burung jenis Ranggong nampaknya menjadi jenis yang cukup menarik perhatian pemerhati burung di Sulawesi.
Pasalnya, selain bentuknya yang unik nan menarik, burung Ranggong juga menjadi salah satu penghuni hutan yang berkontribusi langsung bagi tumbuhnya ekosistem di hutan.
Penyebaran burung jenis ini ditemui di wilayah sub-Sahara Afrika, India, Asia Tenggara, New Guinea dan Kepulauan Solomon.
Burung Julang Sulawesi merupakan satu dari 13 jenis burung Ranggong yang ada di Indonesia. Julang Sulawesi atau dalam bahasa latinnya disebut Aceros cassidix, adalah jenis burung endemik yang hanya dapat ditemukan di hutan Sulawesi.
Dibandingkan dengan beberapa saudara sejenisnya, rasanya burung julang sulawesi tampil lebih fashionable dengan balung menyerupai jambul yang berwarna merah-kecoklatan diatas kepalanya.
[irp]
Diperindah dengan paruhnya berwarna kuning bermotif yang memanjang lancip untuk mematuk buahan di hutan.
Julang Sulawesi atau disebut Knobbed Hornbill dalam bahasa Inggris ini memiliki panjang tubuh mencapai 104 cm dengan berat sekitar 2,36-2,5 kilogram.
Tubuh dan sayapnya berwarna hitam, dengan balung khasnya yang berwarna merah untuk jantan dan kuning untuk betina. Leher Julang berwarna biru muda yang terhubung dengan warna bulu sekitar matanya.
Habitat Julang berada di sekitar kawasan hutan yang memiliki pohon besar, sebab julang seringkali membuat sarangnya diatas pohon besar. Selain untuk tempat tinggal, pohon yang menyimpan buahan menjadi santapan burung berjenis frugivory ini.
Jurnal Bio Wallacea (2019) menjelaskan bahwa Julang Sulawesi merupakan jenis burung yang termasuk dalam famili Bucerotidae dan merupakan jenis burung pemakan buah (frugivory).
Burung julang begitu menyukai buah-buahan kecil yang memiliki banyak biji. Karena kebiasaannya mengkonsumsi buah-buahan berbiji, maka dirinya kerap dijuluki sebagai petani hutan.
[irp]
Julang kerap kali memuntahkan biji dari buah yang dimakannya. Biji-biji ini yang kemudian hari menjelma menjadi pohon kehidupan sekaligus menjaga kelestarian hutan.
Selain itu, kehadiran burung julang di sekitar kawasan hutan menandakan kondisi hutan yang baik-baik saja. Sebab, biasanya julang sering bertengger di sekitar pohon besar yang memiliki peran penting di hutan.