Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Sastra Hijau

Bukit Pattowengang

Bukit Pattowengang Tiga ribu hektar tanah leluhur yang dulu merimbun hijau menyanyikan matakali merengkah di lahan hatiku Pohon-pohon arang meredam tangis burung enggang pilu ceruk-ceruk gu...

Oleh Idris Makkatutu 06 Jul 2019 09:32 1 menit baca
Bukit Pattowengang Tiga ribu hektar tanah leluhur yang dulu merimbun hijau menyanyikan matakali merengkah di lahan hatiku Pohon-pohon arang meredam tangis burung enggang pilu ceruk-ceruk gua Mereka putuskan pembuluh darahku sungai kecil berliku tak lagi memantulkan wajah matahari di dahan berlumut Mereka sekap segala firman membendung mata air menjadi kolam air mata luruh daun-daun jati perihnya meranggas di ladang anak cucuku. Bulukumba, 1988
Penulis: Mahrus Andis, Lahir 20 September di Ponre, Gantarang, Bulukumba. Alumni Fakultas Sastra Unhas. Menulis puisi pada awal tahun 1980-an
Topik terkait
#puisi lingkungan #daun jati #burung enggang #tanah leluhur #bukit pattowengang