BMKG: Puncak Hujan di Januari-Februari, Ini Daerah yang Berpotensi Banjir!

Klikhijau.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) memperingatkan bahwa puncak musim hujan akan berlangsung selama periode Januari-Februari. Karenanya, potensi bencana harus diantisi...

BMKG: Puncak Hujan di Januari-Februari, Ini Daerah yang Berpotensi Banjir!
Bacakan Artikel

Adapun, angin Monsun Asia mengalami penurunan intensitas dalam sepekan terakhir. Namun diperkirakan akan meningkat kembali dalam sepekan ke depan. Sedangkan, suhu muka laut masih relatif hangat.

Potensi curah hujan tinggi

BMKG juga memperkirakan akan adanya hujan dengan intensitas tinggi pada periode 16-21 Januari 2021. Sejumlah daerah dengan potensi hujan lebat dengan intensitas sedang-lebat terdapat di wilayah-wilayah berikut:


  • Aceh

  • Sumatera Utara

  • Jambi

  • Sumatera Selatan

  • Banten

  • Jawa Barat

  • Jawa Tengah

  • DI Yogyakarta

  • Jawa Timur

  • Bali

  • Nusa Tenggara Barat

  • Nusa Tenggara Timur

  • Kalimantan Utara

  • Kalimantan Timur

  • Kalimantan Selatan

  • Sulawesi Utara

  • Gorontalo

  • Sulawesi Tengah

  • Sulawesi Barat

  • Sulawesi Selatan

  • Sulawesi Tenggara

  • Maluku Utara

  • Maluku

  • Papua Barat

  • Papua


Awan cumulonimbus

Informasi penting lainnya yang harus jadi perhatian adalah awan cumolonimbus. BMKG memperkirakan, beberapa hari ke depan juga terdapat prospek pertumbuhan awan konvektif (cumulonimbus) bercampur dengan awan konvektif lainya dengan tingkat kerapatan Occasional (OCNL) sekitar 50-75 persen di atas wilayah berikut:

  • Aceh dan Sumatera Utara

  • Samudra Hindia sebelah barat Sumatera

  • Sumatera Selatan

  • Lampung

  • Sebagian besar Pulau Jawa

  • Perairan selatan Pulau Jawa

  • Nusa Tenggara Barat

  • Nusa Tenggara Timur

  • Kalimantan Timur

  • Kalimantan Tengah

  • Kalimantan Utara dan Laut Jawa

  • Perairan Selat Makassar

  • Sebagian besar Sulawesi

  • Laut Sulawesi

  • Kepulauan Halmahera

  • Kepulauan Maluku


Selain itu, terdapat potensi pertumbuhan awan cumulonimbus dengan tingkat kerapatan Frequent (FRQ) diatas 75 persen terjadi di atas wilayah Riau, Kepulauan Riau, Perairan Natuna, Bangka Belitung, dan Perairan utara Kepulauan Halmahera.

Lebih lanjut, prakiraan potensi pertumbuhan awan konvektif periode Desember 2020-Januari 2021 yang menghasilkan gangguan penerbangan berpotensi pada sebagian besar wilayah Indonesia bagian tengah hingga bagian timur.

Kemudian, wilayah paling berpotensi pertumbuhan awan konvektif terbesar terjadi di sekitar wilayah NTB hingga NTT.

Mari tetap menjaga kewaspadaan!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2