Berlabuh ke Labu Siam, Manfaat dan Cara Budidaya Agar Berbuah Maksimal

Klikhijau.com - Labu siam atau jipang (Sechium edule) merupakan tumbuhan sayur. Ia  berasal dari suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Bagian yang kerap dijadikan sebagai sayur adalah buahnya dan pucuk...

Berlabuh ke Labu Siam, Manfaat dan Cara Budidaya Agar Berbuah Maksimal
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Labu siam atau jipang (Sechium edule) merupakan tumbuhan sayur. Ia  berasal dari suku labu-labuan (Cucurbitaceae).

Bagian yang kerap dijadikan sebagai sayur adalah buahnya dan pucuk daunnya yang masih muda. Untuk pucuk daunnya, mungkin belum terlalu populer.

Labu siam merupakan salah satu tanaman pangan Indonesia  yang potensial untuk dijadikan bahan utama pengembangan produk.

Apalagi tanaman ini cocok dibudidayakan di pekarangan rumah, sehingga bahan sayur bisa tetap tersedia. Apalagi tanaman ini bisa berbuah sepanjang waktu dengan usai yang panjang.

Ada ciri khas dari tanaman ini, yakni tumbuh dengan cara merambat serta buah yang menggantung dari tangkainya. Bentuk daunnya yang mirip segitiga dengan permukaan yang berbulu.

Buah tanaman ini berbentuk buah seperti bola lampu. Pada permukaan kulitnya berbulu dan agak tajam tapi jarang. Daging buah yang mengandung banyak air dan lunak.

Labu siam telah  siap panen  sekitar 30 hari  sesudah penyerbukan bunga. Sekali panen, setiap tanaman ini dapat menghasilkan sampai 150 buah dalam satu musim. (Ni Kadek Ruswindi, dkk 2020)

Labu siam mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang  dapat  merusak  jaringan  sel  dalam  tubuh  karena  hal  tersebut  tidak  baik  untuk  kesehatan .

Radikal  bebas  yang  menumpuk  dalam  tubuh  akan  menimbulkan  kanker  yang  membahayakan  tubuh manusia.

Selain sayuran, tanaman ini dapat diolah jadi berbagai  produk, di antaranya tepung  dan  biskuit yang berbasis labu siam (Setyawan, 2019).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2