Berkenalan dengan Bunga Kalatea, Si Cantik yang Sederhana, Jenis dan Perawatannya
Klikhijau.com – Bunga Kalatea (Calathea), tanaman hias dengan daun sederhana yang cantik. Beberapa hari lalu, Klikhijau mencoba menesuri tanaman hias paling laris di Kota Makassar, satu diantaranya te...
Klikhijau.com – Bunga Kalatea (Calathea), tanaman hias dengan daun sederhana yang cantik. Beberapa hari lalu, Klikhijau mencoba menesuri tanaman hias paling laris di Kota Makassar, satu diantaranya ternyata ada nama Kalatea.
Karenanya, kali ini kami mencoba mengajak pembaca berkenalan lebih ‘intim’ dengan tanaman satu ini. Kita mulai dari tampilannya.
Ciri khas kalatea adalah daunnya besar, lonjong namun ada pula jenisnya dengan daun berbentuk kipas. Umumnya memiliki garis-garis khas di daunnya. Bila diperhatikan secara seksama, daunnya seolah dilukis tangan dengan motif seperti pakaian.
Tanaman ini berasal dari wilayah tropis Amerika dan sering dimanfaatkan sebagai tanaman pot indoor maupun outdoor. Calathea tumbuh dalam rumpun, merupakan tanaman herbacepus menahun dengan batang lunak. Tunasnya berasal dari akar rimpang atau umbi yang terletak di bawah permukaan tanah.
Di balik kecantikannya, Calathea rupanya kaya manfaat. Selain sebagai bunga hias, tanaman ini juga berkontribusi terhadap suplai udara bersih. Jadi, sangat cocok ditanam di kota-kota besar yang bising polusi.
Satu hal yang perlu diingat bahwa Calathea ternyata sangat sensitif dari angin dan asap kompor serta asap rokok. Jadi, bila jatuh hati pada tanaman ini, sebaiknya kamu juga harus bebas asap tembakau.
[irp]
calathea-makoyana - Foto/BibitBunga[/caption]
Makoya atau Calathea makoyana, merupakan jenis yang paling umum dijumpai di mana-mana. Spesies satu ini cocok dengan pencahayaan buatan, sehingga dapat hidup eksis dalam ruangan. Daunnya lonjong, berwarna kacang, dengan pola hijau tua. Polanya juga terlihat jelas di bagian bawah daun.
Calathea lancetolistna - Foto/Pinterest[/caption]
Calathea lancetolistna atau Calathea lancifolia , ciri khas jenis ini adalah daunnya bujur, ditata pada tangkau daun pendek. Daunnya berwarna hijau gelap dengan pola yang lebih gelap di sisi atas, sedangkan bagian bawah daun berwarna ungu gelap.
[irp]
Calathea picturata - Foto/gardentags[/caption]
Calathea picturata atau Calathea pelek, sering juga dinamai calathea merak. Daunnya panjang tetapi masih mempertahankan bentuk oval. Sisi atas bilah daun memiliki pola yang khas yakni ujung daun dikelilingi oleh garis batas.
Calathea zebrina - Foto/Wikipedia[/caption]
Calathea tabby atau Calathea zebrina disebut juga Calathea bergaris. Di sisi atas daun terlihat pola seperti zebra hijau, sedangkan bagian bawah daunnya kemerahan.
Calathea falistolistna - Foto/Pinterest[/caption]
Calathea falistolistna atau Calathea rufifarba ciri khasnya sedikit beda dengan spesies lainnya. Daunnya sempit, dengan tepi bergelombang dan memiliki tangkai daun panjang hingga 30 cm.
Warnanya hijau tua berkilau dengan tidak memiliki pola khas, tetapi ditutupi dengan rambut yang kaku. Bagian bawah daun berwarna merah gelap. Bila kekurangan cahaya, jenis ini akan kehilangan daya tarik pada daunnya.
[irp]
Calathea crocata - Foto/FloraStore[/caption]
Calathea crocata atau Calathea zoltokwiatowa, jenis yang daunnya berwarna hijau gelap, tanpa pola yang jelas. Bagian bawah daunnya berwarna ungu. Bila terpelihara dengan baik, daunnya bisa mekar dengan bunga kunging-orange saat musim dingin.
Jenis Calathea
Untuk diketahui, Genus Kalatea memiliki hapir 100 spesies. Namun, hanya ada belasan spesies yang banyak dibudidaya dalam pot. Berikut diantaranya, jenis Calathea yang banyak ditanam dalam pot:-
Calathea makoyana
-
Calathea lancetolistna
-
Calathea picturata
-
Calathea tabby
-
Calathea falistolistna
-
Calathea crocata