Benarkah Berjilbab Berisiko Kekurangan Vitamin D? Klik Ini!

Klikhijau.com - Sudah jadi pengetahuan umum jika matahari memiliki peran penting memproduksi vitamin D atau dikenal juga dengan nama kalsiferol. Oleh karenanya, orang sering kali fokus pada paparan si...

Benarkah Berjilbab Berisiko Kekurangan Vitamin D? Klik Ini!
Bacakan Artikel
IT

IT

Smart Mediatama Indonesia

Klikhijau.com - Sudah jadi pengetahuan umum jika matahari memiliki peran penting memproduksi vitamin D atau dikenal juga dengan nama kalsiferol. Oleh karenanya, orang sering kali fokus pada paparan sinar matahari saja untuk mendapatkannya.

Kurang terkena sinar matahari memiliki risiko yang besar kekurangan vitamin D. Maka tak heran jika ada pendapat bahwa muslimah yang berjilbab berisiko kekurangan vitamin ini.

Pertanyaannya adalah seberapa besar peranan pakaian terutama jilbab jadi “penghalang” dalam produksi vitamin D?

Untuk menjawab itu, haruslah diketahui terlebih dulu bagaimana proses pembentukan vitamin tersebut. Selain itu, penelitian empiris terkait dengan masalah ini juga tentu diperlukan.

Banyak riset telah mengungkapkan terjadinya kekurangan vitamin D secara global, lintas etnis, jenis kelamin, dan di berbagai belahan dunia.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa memakai pakaian tertutup bukan faktor risiko yang berdiri sendiri.

Perilaku masyarakat modern sekarang ini memiliki ketakutan terhadap cahaya matahari.

[irp posts="7352" name="Benarkah Anda Butuh Waktu Tidur 8 Jam? Klik Ini!"]

Selalu beraktivitas dalam ruangan yang jauh dari paparan cahaya matahari karena takut citra kulit gelap yang jelek. Hingga pemakaian sun-block yang berlebihan.

Semua hal itu bisa menjadi faktor risiko kekurangan vitamin D.

Kekurangan vitamin D dan model pakaian

Pakaian yang menutupi seluruh badan bisa mengurangi paparan cahaya matahari terhadap kulit. Hal ini memungkinkan terjadinya risiko kekurangan vitamin D.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2