Begini Cara KLHK dan PWI Peringati Hari Pers Nasional 2024

Klikhijau.com - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2024. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) lakukan penanaman Mangrove bersa...

Begini Cara KLHK dan PWI Peringati Hari Pers Nasional 2024
Bacakan Artikel

Dengan posisi itu maka penyusunan kebijakan publik menjadi lebih berkualitas karena dengan adanya pers maka kebutuhan publik dapat diketahui dengan lebih baik.

Tak sekadar menanam mangrove

Sejalan dengan Menteri LHK, Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono mengungkapkan jika ia dan jajarannya di KLHK mengapresiasi kolaborasi dan sinergitas antara Sekretariat Jenderal KLHK dengan para jurnalis yang tergabung dalam PWI sebagai contohnya kegiatan KLHK dengan PWI hari ini.

"Kegiatan pada hari ini bukan hanya sekadar penanaman mangrove, namun juga merupakan ajang saling bertukar pandangan, disatu sisi apa yang menjadi visi, apa yang sedang digagas, dilaksanakan dan diperjuangkan untuk pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan, dan disisi lain juga kami mengenali kesempatan, dukungan dan kebersamaan dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup bersama para wartawan Indonesia," jelas Bambang.

Melalui sentuhan para jurnalis, ia juga mengungkapkan jika informasi terkait kebijakan, program, dan capaian kinerja KLHK dapat tersampaikan secara positif kepada publik. Termasuk memperoleh perspektif media terhadap eksistensi KLHK.

Sementara itu, Ketua PWI, Hendry CH Bangun merasa sangat  tersanjung dengan diajak sertanya insan pers dalam mensukseskan kegiatan menanam pohon terutama mangrove yang menjadi salah satu kekayaan Bangsa Indonesia.

Ia setuju jika upaya pengelolaan lingkungan itu penting sekali dan apa yang sudah dilakukan oleh KLHK dalam menjaga lingkungan dan hutan Indonesia perlu disuarakan lebih luas lagi agar diketahui publik dengan baik.

"Kami melihat apa yang sudah dikelola ini sudah baik, tetapi ini belum banyak diketahui oleh masyarakat, ini memang tugas kami untuk memberitakan keberhasilan-keberhasilan upaya pemerintah, khususnya juga pada upaya perlindungan alam yang baik bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.

Perlunya mendorong kesadaran

Pengalaman mengikuti kegiatan menanam dan mengitari TWA Angke Kapuk, Hendry merasa takjub dengan keberadaan hutan mangrove yang terjaga dengan baik di sekitar Jakarta yang merupakan kota terbesar dan terpadat di Indonesia.

Dengan melihat langsung, maka ia percaya KLHK bersama para pihak telah melakukan upaya yang benar dalam melestarikan alam. "Seeing is believing," ujarnya.

Ketua Umum PWI pun berencana untuk mengangkat dan mendorong lebih jauh tentang kesadaran akan kondisi alam Indonesia yang indah dan hebat ini untuk dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat.

Harus ada upaya pelembagaan dan pemahaman di masyarakat secara lebih luas, dan akan dipertimbangkan oleh PWI untuk terus bersama mengajak masyarakat secara konsisten untuk cinta alam dan cinta mangrove Indonesia.

Penanaman mangrove tersebt dilakukan bersama Ketua Umum PWI Pusat, Hendry CH Bangun; Ketua Dewan Penasihat PWI H Ilham Bintang Pusat; Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah dan jajaran PWI Daerah berjumlah sekitar 75 orang.

Menteri LHK Siti Nurbaya menanam mangrove di area TWA Angke Kapuk yang merupakan kawasan konservasi alam sekaligus pariwisata alam di bawah kelola Balai Konservasi DKI Jakarta KLHK, seluas 99,82 Ha di utara Jakarta yang masuk wilayah Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Kotamadya Jakarta Utara

Turut hadir mendampingi Menteri LHK dalam kegiatan, Kepala BRGM, Sekretaris Jenderal KLHK, Dirjen PDASRH, Dirjen KSDAE, Dirjen PHLHK, Kepala BP2SDM KLHK, jajaran Deputi BRGM dan jajaran Pejabat Tinggi Pratama KLHK.(*)

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2