Begini Arti dan Filosofi di Balik Bunga Baby Breath!
Klikhijau.com – Filosofi bunga Baby breath (Gypsophila paniculata) memang seringkali dikaitkan dengan romantika pernikahan. Ada benarnya, sebab keindahan kembangnya tiada duanya. Terlepas dari ekso...
Klikhijau.com – Filosofi bunga Baby breath (Gypsophila paniculata) memang seringkali dikaitkan dengan romantika pernikahan. Ada benarnya, sebab keindahan kembangnya tiada duanya.
Terlepas dari eksotikanya, tanaman yang berasal dari Eropa ini memang memiliki makna yang melambangkan cinta. Gypsophila terdiri dari dua kata yakni gypsum yang berarti mineral putih yang muncul akibat adanya endapan air, sedangkan philos artinya mencintai atau menyayangi.
Gypsophila tergolong tanaman hias bunga dari keluarga anyelir, Caryophyllaceae. Varian jenisnya cukup banyak mencapai ratusan spesies dan menyebar di Eropa dan sebagian di Asia.
Di sejumlah negara seperti di Peru, Gypsophila merupakan satu komoditas kualitas ekspor dan banyak dibudidaya. Hal itu karena bunganya punya daya tahan atau lebih awet sehingga sangat cocok dijadikan dekorasi karangan bunga.
[irp]
Daya tarik utamanya ada pada kembangnya, bunga ini termasuk paling cepat menampakkan bunga. Bayangkan saja, hanya membutuhkan waktu antara 8 hingga 12 minggu setelah ditanam untuk ia menampilkan pesona bunganya.
Sebagaimana krisan dan sejenisnya, Gypsophila sangat akrab dengan buket bunga. Sehelai kembangnya bahkan selalu dipakai gadis-gadis cantik disela rambut atau dijadikan mahkota. Ini akan menambah kesan ayu pada wanita, sangat mewakili ekspresi kegembiraan.
Filosofi bunga baby breath
Gypsophila banyak ditanam untuk dinikmati momen-momen mekarnya bunganya. Dari keindahan kembangnya pula, berswafoto dengan latar Gypsophila sangatlah diminati. Selebihnya, bunga ini akan dijadikan buket bunga melengkapi tata hias acara pernikahan atau pertunangan. Ada tiga varian warnanya yang menarik yakni merah muda, kuning dan putih. Semua warna ini melambangkan energi cinta abadi. Secara spesifik, berikut filosofi bunga baby breath yang membuatnya banyak dicari: [irp]- Dalam bahasa Indonesia Baby breath artinya bunga nafas bayi. Ini melambangkan suatu kesucian, harapan dan kehidupan baru yang lebih baik. Wajar saja, bila Gypsophila juga sering diberikan pada seorang ibu yang lagi berbahagia dengan kelahiran anaknya.
- Gypsophila melambangkan cinta suci tanpa batas. Seorang yang telah menjalin hubungan cinta harus juga pandai merawat dan menjaganya. Makna cinta di sini juga berlaku pada sahabat, teman dan keluarga.
- Melambangkan kemurnian dan kebebasan hidup.
- Bunganya yang putih kecil pada Gypsophila merupakan ekspresi ketulusan sepasang kekasih yang sedang melangsungkan pernikahan.
- Bunga Baby breath yang pink dan merah muda juga dijadikan simbol penyambutan bayi perempuan. Selain sebagai simbol sikap perempuan yang lembut dan bersahaja, pink juga mewakili perasaan perempuan.
- Selain sebagai lambang pernikahan, bunga ini juga kerap diberikan pada seorang ibu kandung sebagai lambang kasih sayang dan pengabdian anaknya.
- Bunganya yang kuning melambangkan kehidupan yang penuh harapan dan optimisme.