BBKSDA Sulsel Sosialisasi Kebijakan Penangkaran Rusa di UDIKLAT PLN Makassar
Klikhijau.com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan kegiatan sosialisasi kebijakan penangkaran rusa di UDIKLAT PLN Makassar, 19 Mei 2021. Sosiali...
Klikhijau.com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan kegiatan sosialisasi kebijakan penangkaran rusa di UDIKLAT PLN Makassar, 19 Mei 2021.
Sosialisasi tersebut dihadiri Manajer UDIKLAT PLN Irwan Darwin beserta jajaran dan kepala BBKSDA Sulsel. Hadir pula Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas Kelurahan Mawang Kecamatan Sombaopu Kabupaten Gowa, Kepala Bidang KSDA Wilayah 2, Kepala Seksi P2, Kasubag PRK, Kepala SKW 3 dan 4 serta Tim Humas BBKSDA Sulsel.
Rangkaian acara kegiatan sosialisasi meliputi: Pembukaan, Sambutan manajer UDIKLAT PLN Makassar, Sambutan Kepala BBKSDA Sulsel, pemaparan kebijakan penangkaran rusa, diskusi dan rekomendasi pertemuan.
Ada pula sesi penyerahan Cinderamata (Buku Wisata Intelektual dan Patung Miniatur Rusa), Penutup dan Orientasi Lapangan kandang rusa PLN.
Dalam sambutannya Manajer Unit Diklat PLN Makassar, Irwan Darwin, mengatakan untuk kemajuan bangsa hubungan kedinasan antar instansi pemerintahan harus saling bersinergi, PLN dalam hal ini akan tetap menjaga konservasi sumberdaya alam yang ada.
"Tugas kita beriringan. Masing-masing dari kita punya tupoksi yang sama dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dan menjaga alamnya," tuturnya.
“Rusa timor di UDIKLAT PLN telah ada sejak tahun 1988 dengan jumlah populasi yang terus bertambah, saat ini kira-kira ada 20-an ekor. Kami sangat senang teman-teman dari BBKSDA datang untuk memberi pencerahan kepada kami terkait bagaimana proses perizinan dan pengelolaan penangkaran Rusa yang baik dan benar,” tambah Irwan Darwin.
[irp]
Rusa Timor[/caption]
Kerjasama juga dibangun dengan PT.Semen Tonasa dalam rangka peningkatan nilai proper dikembangkan penangkaran Rusa totol dan PT Vale untuk pengembangan penangkaran rusa.
Begitu pula dengan Balai Rehabilitasi BNN Badokka terkait Nature Healing bagi para pecandu narkoba dengan berinteraksi dengan Rusa dan pemandian air panas Lejja,” terang Thomas.
“Kondisi lingkungan UDIKLAT PLN sangat mendukung sehingga membuat rusa merasa Happy. Untuk selanjutnya tim teknis kami akan eksplore dan observasi lebih jauh bagaimana kondisi Rusanya serta rekomendasi pengelolaan selanjutnya terutama manajemen pakan dan kandangnya,” tambah Thomas.
Kegiatan sosialisasi penangkaran rusa ini kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata buku Wisata Intelektual karya Dirjen KSDAE Ir.Wiratno,M.Sc dan miniatur Rusa Timor serta orientasi lapangan.
[irp]