Bahas Tata Kelola Sampah, Azri Rasul Raih Gelar Doktor Administrasi Publik di Unhas

Klikhijau.com โ€“ Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma) KLHK, Dr Azri Rasul, SKM, M.Si., MH., sukses meraih gelar doktor Ilmu Admini...

Bahas Tata Kelola Sampah, Azri Rasul Raih Gelar Doktor Administrasi Publik di Unhas
Bacakan Artikel

โ€œKebijakan tata kelola sampah sangat penting, tetapi partisipasi publik juga tak kalah pentingnya. Semua orang harus bisa mengambil peran dalam kebersihan lingkungan,โ€ jelas Azri.

Meski begitu, tambahnya, diperlukan suatu โ€œpemahaman kolektifโ€ terlebih dahulu pada semua pihak dan elemen masyarakat. Pemahaman dan kesadaran harus diperkuat terlebih dahulu agar kebijakan tata kelola sampah yang diterapkan pemerintah dapat berjalan efektif.

Paradigma baru pengelolaan sampah

Dalam konteks Kota Makassar, Azri melihat bahwa pengelolaan sampah masih dilakukan dengan paradigma lama dan beberapa bagian telah menggunakan paradigm baru.

Menurut temuan dalam penelitiannya, Azri mengungkap bahwa dari sekitar 394.359 ton/tahun atau sebesar 7.900 m3 perhari sampah yang dihasilkan di Kota Makassar, hanya ada sekitar 5 % yang dikelola dengan paradigma baru. Sedangkan, ada 70 % lainnya dikelola dengan paradigma lama dan selebihnya tidak terlelola baik.

[irp]

Pengelolaan sampah dengan paradigma lama menempatkan pemerintah sebagai subjek utama, mulai dari penyusunan kebijakan hingga ke teknis pengelolaan sampah. Dalam paradigma lama ini masyarakat dan swasta hanya sebagai objek, atau belum sepenuhnya berperan aktif.

Model layanan atau tata kelola sampah demikian, kata Azrul merupakan manifestasi dari karakter Old Public Administration (OPA). Ciri utamanya adalah pemerintah bertindak lebih dominan dalam segala dimensi baik dalam hal planning, organizing, staffing, directing, budgeting dan seterusnya.

Oleh sebab itu, kata Azri, diperlukan suatu pendekatan baru dalam tata kelola sampah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Partisipasi tersebut dapat ditumbuhkan mulai dari hulu yakni pelibatan masyarakat dalam memilah sampah dari rumah.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: