Bagi Perempuan Yordania, Daun dan Sisa Tanaman Bisa Menjelma Kertas

Klikhijau.com – Jika boleh jujur, sesungguhnya ide kreatif  dominan datang dari alam. Para perempuan Yordania membuktikannya.  Alam adalah museum ide. Iya, ide kreatif dan kreasi dari alam pun meng...

Bagi Perempuan Yordania, Daun dan Sisa Tanaman Bisa Menjelma Kertas
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Jika boleh jujur, sesungguhnya ide kreatif  dominan datang dari alam. Para perempuan Yordania membuktikannya.  Alam adalah museum ide.

Iya, ide kreatif dan kreasi dari alam pun mengilhami sekelompok perempuan Yordania. Mereka menyulap daun-daun dan sisa tanaman untuk membuat sesuatu yang tak terduga.

Daun-daun dan  sisa-sisa tanaman mereka kumpulkan. Bagi kebanyakan orang, khususnya petani hal tersebut tidak lebih dari sampah yang harus dimusnahkan.

Iya, daun-daun dan sisa tanaman yang biasa dibakar setelah panen di tangan  perempuan Yordania menjelma jadi kertas yang unik.

Mereka, para perempuan itu tergabung dalam koperasi perempuan Iraq Al Amir. Upaya yang mereka lakukan diakui sebagai suatu cara untuk membantu melestarikan lingkungan.

Koperasi perempuan itu didirikan di Iraq al Amir pada 1996 dengan tujuan melestarikan warisan arsitektural wilayah itu, dan untuk memberdayakan para perempuan yang tinggal disana. Total ada 15 perempuan yang aktif dalam koperasi tersebut.

Ide membuat kertas dari daun-daun dan sisa tanamanu tentu saja sangat bagus bagi lingkungan dan juga untuk ekonomi keluarga, sebab  memberi para perempuan Yordania dan petani penghasilan tambahan.

Presiden Koperasi, Yusra al Abbadi menyayangkan sisa tanaman yang hanya dibakar menjadi abu oleh para petani. Padahal bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai untuk menghasilkan uang.

"Daripada dibakar oleh para petani, lebih baik kami beli sisa-sisa tanaman mereka. Ini membantu mereka sekaligus melindungi lingkungan dari polusi. Kami membuat kertas unik yang tidak pernah ada di Timur Tengah. Kami memproduksi beragam jenis termasuk A4, A2 dan A3," katanya.

Yusra juga  menambahkan bahwa mereka memilih beragam tanaman yang kaya akan serat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2