Kreatif, Ilmuwan Asal Meksiko Sulap Kaktus Jadi Kantong Ramah Lingkungan

oleh -158 kali dilihat
Kreatif, Ilmuwan Asal Meksiko Sulap Kaktus Jadi Kantong Ramah Lingkungan
Ilmuwan Meksiko sulap kaktus jadi kantong ramah lingkungan/Foto-Liputan6.com

Klikhijau.com – Kaktus, tanaman berduri yang seolah akrab dalam ingatan kita. Betapa tidak, tanaman ini dapat dijumpai di mana-mana karena kemampuan adaptasinya di iklim panas dan daerah gurun dengan curah hujan minim.

Kaktus adalah tanaman dengan etos hidup yang kuat walau di lingkungan yang keras sekalipun. Habitat aslinya memang di daerah pegunungan yang panas dan jarang hujan.

Tanaman ini biasanya dijadikan sebagai tanaman hias. Bentuknya yang unik dan mirip bunga plastik adalah pesonanya. Kaktus memberi perbedaan tersendiri dari tanaman hias lainnya.

Namun siapa sangka, kaktus punya manfaat tinggi. Salah satu manfaat tak terduga kaktus adalah menjadi kantong plastik. Wow, akan bagaimana jadinya bila kaktus jadi kantong plastik?

KLIK INI:  Berpegangan Tangan dengan Orang yang Dicintai, Cara Sehat yang Romantis
Inovasi kantong plastik dari kaktus

Adalah seorang Sandra Pascoe Ortiz, profesor di bidang teknik kimia dari Universidad del Valle de Atemajac (UNIVA), Meksiko, memperkenalkan hasil eksperimennya.

Sandra Pascoe Ortiz dan sejumlah mahasiswanya belum lama ini membuat inovasi kantong plastik yang terbuat dari tanaman kaktus, seperti yang Liputan6.com lansir dari Plant Based News, Selasa (18 Juni 2019).

Kantong ini diklaim sangat ramah lingkungan, karena bersifat bio-degradable atau mudah terurai dalam waktu singkat. Kantung kaktus ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan terurai jika ditimbun dalam tanah.

Plastik kaktus ini bahkan hanya membutuhkan waktu dalam hitungan hari untuk larut dalam air.

Hasil eksperimen Sandra Pascoe Ortiz ini didasari dari banyaknya orang yang resah dengan bahan plastik yang sulit terurai meski telah berpuluh-puluh tahun lamanya.

Hal ini juga menjadi pendorong sejumlah ilmuwan berlomba-lomba mencari solusi dari persoalan ini, termasuk dirinya.

Dibantu oleh sejumlah mahasiswanya, Sandra terus mengembangkan plastik kaktus ini hingga bisa di pasarkan.

Ide pembuatan plastik berbahan kaktus ini awalnya datang dari beberapa mahasiswa Sandra. Tertarik dengan ide unik ini, ia pun turun tangan dalam proses pengembangan eksperimen ini.

KLIK INI:  Sensasi Bahagia Berkebun di Rumah, Mulailah dengan Menanam 4 Jenis Sayuran Ini!
Proses pengembangan eksperimen

Di awal eksperimen, Sandra dan timnya menggunakan tanaman kaktus berjenis opuntia ficus indica, kemudian berganti menjadi opuntia megacantha.

Tanaman kaktus ini kemudian diambil sarinya hingga menghasilkan tekstur kental berwarna hijau, seperti jus.

Ekstrak kaktus ini dikombinasikan dengan glycerine, lemak hewan, dan lilin, lalu dibentuk dan dipadatkan hingga menyerupai bahan plastik. Alasan Sandra dan tim menggunakan tanaman kaktus dalam eksperimen ini karena banyak ditemukan di Meksiko.

Di Meksiko tanaman kaktus kerap diolah menjadi kuliner, mulai dari dipanggang, disajikan bersama salad, sampai dibuat jus.

Tak ketinggalan pula kantong plastik dari kaktus ini juga aman untuk dimakan, bahkan dapat dikonsumsi oleh manusia maupun hewan. Hasilnya, material plastik unik ini pun tidak menyebabkan gunungan sampah yang merusak lingkungan.

Tak hanya menjadi kantong plastik, kini kaktus mulai dikembangkan menjadikan kaktus sebagai bahan dasar mainan anak-anak. Hal ini karena banyak sekali mainan anak-anak yang berbahan plastik berbahaya.

Projek penelitian ini dilakukan oleh mantan mahasiswa Sandra, yaitu Michelle Mendoza.

KLIK INI:  Stress Atau Susah "Move On"? Berkebunlah dan Rasakan 5 Manfaat Ajaibnya!