Apa Itu Minimalism, Manfaat dan Bagaimana Menerapkannya dalam Hidup?

Klikhijau.com – Apa itu gaya hidup minimalis atau minimalism? Istilah ini belakangan jadi satu narasi terbaru pada kehidupan banyak tokoh dan terutama kalangan milenials. Dikutip dari laman Gramedi...

Apa Itu Minimalism, Manfaat dan Bagaimana Menerapkannya dalam Hidup?
Bacakan Artikel

Lalu, bagaimana menerapkannya?

Setelah memahami makna dan pengertian perihal minimalism dan manfaatnya, kini saatnya membahas mengenai cara menerapkannya.


  • Merapikan ulang benda-benda


Merapikan benda atau barang-barang di rumah bisa mulai dilakukan untuk menerapkan minimalism. Ini adalah satu hal yang paling jarang diperhatikan bahkan kadangkala kita terjebak pada penumpukan benda-benda.

Cobalah menata ulang benda-benda milikmu dengan menerapkan pendekatan hukum 90/90 untuk mempermudah pembersihan. Apakah benda tersebut sudah pernah kamu pakai dalam 90 hari terakhir? Atau akankah kamu memakainya dalam 90 hari ke depan? Jika tidak, berarti akan lebih baik benda tersebut disingkirkan karena tidak kamu butuhkan.


  • Lebih teratur membersihkan rumah


Membersihkan rumah lebih teratur akan membuat rumah lebih bersih. Cara ini juga efektif untuk kamu memilah setiap saat benda-benda yang berpotensi menumpuk dalam rumah. Jadi, saatnya mengurangi hal-hal yang tidak penting dari sekitar kita, itulah minimalism.

  • Belanja berbasis kebutuhan


Sejatinya minimalis tak berarti pelit. Prinsipnya adalah bagaimana membeli barang-barang yang dibutuhkan saja. Hindari membeli barang yang lagi trend namun fitur-fiturnya tidak fungsional bagi kamu. Prioritaskan kualitas ketimbang kuantitas dalam membeli barang.

  • Kurangi keterikatan emosional pada benda


Tidak sedikit diantara kita yang menaruh keterikatan emosional pada suatu benda. Misalnya benda-bendar turunan dari keluarga atau sahabat atau mungkin mantan pacar yang terus disimpan demi menjaga kenangan.

Prinsip ini tidak salah, namun memiliki keterikatan emosional berlebihan pada benda akan membuat penumpukan barang di rumah. Maka cobalah untuk mengurangi keterikatan emosional pada benda-benda tertentu. Kamu bisa menghibahkannya pada orang lain atau membuangnya bila sudah rusak atau using.


  • Tata ulang isi lemari


Cobalah perhatikan isi lemari, ada banyak pakaian yang jarang dipakai. Bayangkan saja, setiap hari ada banyak opsi memilih pakaian yang akan dipakai. Atur kembali isi lemari, segera lepaskan pakaian yang tidak atau jarang digunakan agar lemari lebih rapi dengan benda-benda yang memang dibutuhkan.

  • Terapkan prinsip pergantian bukan penambahan


Prinsip ini tentu menarik untuk kamu terapkan sebagai minimalism. Membeli barang baru tentu tidak ada salahnya bila kamu menerapkan prinsip pergantian bukan penambahan. Beli barang baru untuk tujuan pergantian bukan penambahan.

Semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2