Apa Itu Minimalism, Manfaat dan Bagaimana Menerapkannya dalam Hidup?

Klikhijau.com – Apa itu gaya hidup minimalis atau minimalism? Istilah ini belakangan jadi satu narasi terbaru pada kehidupan banyak tokoh dan terutama kalangan milenials. Dikutip dari laman Gramedi...

Apa Itu Minimalism, Manfaat dan Bagaimana Menerapkannya dalam Hidup?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Apa itu gaya hidup minimalis atau minimalism? Istilah ini belakangan jadi satu narasi terbaru pada kehidupan banyak tokoh dan terutama kalangan milenials.

Dikutip dari laman Gramedia, merujuk pada Break The Twich, minimalism adalah suatu gaya hidup yang fokus pada upaya meminimalkan gangguan yang dapat memastikan diri melakukan sesuatu yang sungguh-sungguh penting saja.

Sementara menurut Koshua Becker (penulis Becoming Minimalist), gaya hidup minimalis adalah perihal upaya mendapatkan segala hal yang membuat kamu bisa bahagia dan mengesampingkan apa yang tidak. Pendeknya, kita hidup untuk fokus pada kualitas, lebih praktis dan hidup sederhana.

Ada banyak hal yang berkaitan erat dengan hal ini, contoh sederhananya adalah kebiasaan kita menyimpan kumpulan foto tangkapan layar yang seolah-olah akan digunakan kemudian, namun faktanya tidak atau jarang dibuka kembali. Walhasil, memori HP akan menumpuk karena terlalu banyak hal kurang penting yang kita simpan.

Jadi, minimalism tidak hanya perihal produk, namun juga soal fasyen, sosial media, penggunaan gadget dan internet. Karenanya, di era ini dikenal pula istilah minimalis digital. Perspektif minimalism akan membuat kamu menjadi berbeda karena akan menggunakan sesuatu berbasis keinginan dan manfaat.

Lalu apa manfaat minimalism?

Nah, banyak yang kemudian bertanya-tanya apa sih manfaat menerapkan gaya hidup minimalis? Berikut ini beberapa manfaat yang bisa kamu dapat dengan beralih sebagai seorang minimalism:


  • Finansial lebih terkontrol


Filosofi dasar dari minimalism adalah bagaimana kamu dapat memahami sepenuhnya Batasan antara mana kebutuhan dan mana keinginan. Keinginan manusia tidak pernah terbatas, namun kebutuhan dapat bersifat rasional. Atas dasar ini, kamu dapat melakukan control terhadap finasialmu dengan membeli hal-hal berbasis kebutuhan saja.

Dengan minimalism, kamu dapat menghemat peluang pengeluaran yang lebih besar dan dapat mengalihkan keuangan kamu pada apa yang dapat membuatmu bahagia. Katakanlah untuk kepentingan hobi, tabungan, Pendidikan, jaminan kesehatan dan lainnya.


  • Lebih hemat waktu dan tenaga


Minimalis tentu soal bagaimana mengurangi pengadaan benda-benda yang terlalu banyak. Semakin banyak barang atau benda-benda di rumah, semakin banyak waktu yang diperlukan untuk menjaga dan merawatnya. Hukum ini tentu berlaku sebaliknya, semakin sedikit barang-barang kamu di rumah semakin hematlah waktu dan tenaga kamu setiap harinya.

Dengan demikian, kamu dapat memiliki waktu lebih lowong untuk hal-hal yang bermanfaat dan menyenangkan semisal membaca, olahraga, istirahat, quality time bersama keluarga dan lainnya.


  • Mengurangi stres


Hal positif lainnya yang didapat seorang minimalism adalah perasaan selalu bersyukur menjalani hidup. Bila melihat orang lain membeli sesuatu yang baru, kamu akan merasa biasa-biasa saja. Hidup tidak perlu harus selalu membanding-bandingkan dengan orang lain. Seorang minimalis akan menjalani hidupnya dengan prinsipnya yang kuat untuk fokus pada perasaan bahagia.

  • Fokus pada hal-hal penting


Tanpa disadari seringkali kita berkubang pada benda-benda yang kurang penting di dalam kamar tidur misalnya. Cobalah untuk menata ulang ruang tersebut dengan menghilangkan benda-benda yang kurang penting sehingga berdampak akan fokus kamu dalam bekerja. Kamu dapat lebih leluasa di kamar saat istirahat atau bekerja di meja kerja.

Menerapkan gaya hidup ramah lingkungan sudah pasti membuat kamu lebih ramah lingkungan. Hal itu, karena kamu akan lebih fokus pada kualitas ketimbang kuantitas. Kamu akan membeli feshen berkualitas dan tahan lama namun tak lekang oleh waktu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2