Aliansi Jurnalis Online, Hijaukan Mata Air di Manggarai Timur NTT

Klikhijau.com - Krisis air bersih di beberapa desa di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian serius dari Aliansi Jurnalis Online (AJO). Ketua AJO K...

Aliansi Jurnalis Online, Hijaukan Mata Air di Manggarai Timur NTT
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Krisis air bersih di beberapa desa di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian serius dari Aliansi Jurnalis Online (AJO).

Ketua AJO Kabupaten Matim, Yopi Mon berkomitmen menjaga mata air dengan menanam pohon. Menurutnya, menanam pohon di sekitar mata air akan membantu debet air tetap terjaga, khususnya pada saat musim kemarau.

Ia menjelaskan, salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan oleh AJO adalah menanaam pohon di mata air Wae Komba.

Kegiatan tersebut kata Yopi, dalam rangka memperngati Hari Pers Nasional, Aliansi Jurnalis Online (AJO) Kabupaten Manggarai Timur, menanam pohon ara di Mata Air Wae Komba, Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba Utara. Rabu, (9/2/2022).

"Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat Adat, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Gonis Badjang," ujar Yopi ketika dikonfirmasi Klikhijau.com, Jumat (18/2).

[caption id="attachment_24241" align="alignnone" width="640"]air AJO tanam pohon di Lokasi Mata Air, Wae Komba, Kota Komba, Matim, NTT - Foto/Ist[/caption]

Ia menjelaskan, krisis air bersih di Manggarai Timur perlu ditindaklanjuti dengan menanam pohon di setiap mata air yang ada di desa-desa. "Dinas terkait harua membantu masyarakat dengan menyediakan anakan pohon," ungkapnya.

Dikatakannya, masalah lingkungan menjadi tanggungjawab bersama. Wartawan juga harus bersikap aktif dan peka terhadap isu lingkungan," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Penghijauan yang dilakukan oleh AJO Matim merupakan bentuk peduli dan kecintaan terhadap lingkungan. "Kepala desa bisa memperhatikan hal ini, dengan membuat program penghijauan, khususnya si mata air," tegas Yopi.

Ia melanjutkan, untuk ke depannya, perlu kordinasi dan gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, masyarakat, NGO, untuk mengantisipasi krisis air dan merawat keutuhan cipataan.terkait masalah lingkungan ini.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2