Adenium, Kembaran Kamboja yang Menawan dengan Dimensinya yang Klasik

Klikhijau.com – Adenium, satu di antara beberapa tanaman hias primadona yang lagi trending dan seolah tiada matinya. Berbeda dengan jenis lain yang tersohor seperti Anthurium atau Philodendron, tanama...

Adenium, Kembaran Kamboja yang Menawan dengan Dimensinya yang Klasik
Bacakan Artikel

Tanaman ini termasuk dalam keluarga Apocynaceae. Di Indonesia, lebih akrab dengan nama Kamboja Jepang atau kembaran kamboja. Diprediksi tanaman padang pasir ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1960-an.

Ia semakin populis di tanah air setelah disilangkan dan menghasilkan ragam bentuk dan warna-warni.  Saat ini, jenis yang paling banyak beredar di seantero dunia adalah jenis Adenium Obesum.

Morfologi adenium

Tanaman ini disebut-sebut sebagai kembaran kamboja karena bentuk bunganya yang memang mirip. Selain itu, kedua tanaman tersebut masih dalam satu keluarga yakni Apocynaceae. Berikut morfologi sang mawar gurun pasir selengkapnya:


  • Akar dan batangnya



[irp]

Akar tanaman ini dijadikan sebagai cadangan air sehingga sangat kuat di musim kemarau atau di daerah kering. Akarnya membesar seperti umbi yang saat semakin tua akan tampak seperti bonsai klasik.

Sedangkan batangnya lunak dan tidak berkayu dan dapat membesar. Warna batangnya hijau keputihan pada setiap 2 -3 cm terdapat bakal tunas daun dan bakal tunas bunga.

Bila ditempatkan di ruang terbuka dengan akses cahaya matahari, cabang-cabangnya akan berkembang pesat dan memanjang. Hal ini berbeda dengan adenium yang ditaruh dalam ruang yang minim sinar matahari, batangnya lebih sedikit dan tidak terlalu memanjang.


  • Dedaunnya 


Daunnya cukup bervariasi, ada yang runcing, lonjong, kecil maupun besar, ada yang berbulu halus dan ada yang tak berbulu.  Warnanya juga bervariasi, ada yang hijau tua, kemerah-merahan, kuning dan lainnya.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: