8 Isu Utama Permasalahan pada Ekosistem Mangrove di Indonesia
Klikhijau.com – Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis maupun secara ekonomi. Pelestarian ekosistem mangrove telah dijadikan sebagai bagian dari upaya mitigasi gas rumah kaca. Ol...
Klikhijau.com – Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis maupun secara ekonomi. Pelestarian ekosistem mangrove telah dijadikan sebagai bagian dari upaya mitigasi gas rumah kaca.
Oleh sebab itu, pemerintah saat ini sedang mendorong upaya penguatan kebijakan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan. Hal ini penting demi menjaga kawasan pesisir dari bencana ekologi sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di pesisir.
Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang panjang, Indonesia memiliki luas kawasan mangrove yang sangat luas. Luas ekosistem mangrove secara nasional berdasarkan data Pusjakstra KLHK tahun 2022 adalah sekira 3.364.080 hektare atau setara dengan 20 persen-an dari total luasan mangrove dunia.
Meski terbilang luas, ancaman kerusakan ekosistem mangrove di Indonesia cukup masif. Kepala Pusjakstra KLHK, Ir Thomas Nifinluri, M.Sc., dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) yang digelas Pusjakstra KLHK di Makassar (15/6) mengungkap setidaknya ada 8 isu utama permasalahan ekosistem mangrove di Indonesia.
[irp]
- Konversi lahan
- Pencemaran limbah domestik dan limbah berbahaya lainnya
- Eksploitasi berlebihan
- Tata ruang wilayah yang belum mengakomodir perlindungan mangrove
- Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat
- Lemahnya penegakan hukum
- Pengelolaan data base
- Permasalahan rehabilitasi mangrove
- Manfaat fisik
- Menahan abrasi laut
- Menurunkan kandungan CO2 di udara (blue carbon)
- Menahan badai dan angin yang bermuatan garam
- Penambat bahan-bahan pencemar (racun) di perairan pantai
- Manfaat secara biologi
- Sebagai tempat hidup biota laut
- Sebagai sumber makanan bagi spesies yang ada di dalamnya
- Manfaat secara ekonomi
- Sebagai kawasan wisata atau eco-wisata
- Sumber bahan kayu
- Bahan dasar kosmetik dan obat-obatan