7 Faktor yang Memengaruhi Cita Rasa Kopi
Klikhijau.com - Kopi memiliki cita rasa yang khas, yang membuatnya banyak dirindukan. Ia juga telah merambah ke berbagai lini kehidupan. Sebab tidak hanya sebatas minum favorit saja, tapi juga mulai...
Klikhijau.com - Kopi memiliki cita rasa yang khas, yang membuatnya banyak dirindukan. Ia juga telah merambah ke berbagai lini kehidupan. Sebab tidak hanya sebatas minum favorit saja, tapi juga mulai memasuki industri fesyen dan kecantikan. Bahkan bisa pula dijadikan pupuk melalui untuk menyuburkan tanaman.
Namun, yang paling populer tentang kopi adalah sebagai minuman. Ia bisa diseruput saat panas maupun dijadikan minuman dingin. Kopi, bagi sebagian orang adalah kebutuhan dan juga gaya hidup.
Di kota hingga pelosok desa, penikmat kopi membiak dengan sangat cepat. Lihat saja kafe dan warkop yang menggulma memenuhi kota bahkan telah sampai ke pelosok desa pula.
Di mana ada kehidupan, di situ akan ada kopi.
[irp]
Kopi, merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab qahwah. Kata ini memiliki arti kekuatan. Hal itu disebabka karena awalnya kopi dimanfaatkan sebagai makanan berenergi tinggi.
Kata qahwah ini mengalami perubahan menjadi kahveh. Kahveh merupakan bahasa yang berasal dari bahasa Turki.
Dari kata kahveh kemudian berubah menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Kata koffie ini lalu diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kopi.
Kopi merupakan tanaman yang menyukai ketinggian. Konon semakin tinggi ia tumbuh di atas permukaan laut, maka cita rasanya akan semakin nikmat.
Para penikmatnya akan berburu kopi sesuai dengan cita rasa yang diingininya. Kopi di berbagai tempat, baik kafe atau warkop memiliki cita rasa yang berbeda.
Kenapa bisa demikian dan faktor apa saja yang bisa mempengaruhi cita rasa kopi. Berikut ulasan singkatnya:
[irp]
-
Letak geografis
-
Cara memanen
-
Genetis bahan tanam
-
Proses fermentasi
-
Proses penyangraian
-
Cara menyeduh
-
Pengaruh biji kopi