5 Jenis Sayuran yang Bisa Ditanam di Lahan Sempit dengan Hidroponik
Klikhijau.com – Menanam sayuran tanpa tanah saat ini banyak diminati. Untuk melakukannya pun tak memerlukan lahan yang luas sebagaimana kebun pada umumnya. Sekarang semua orang yang memiliki lahan...
Klikhijau.com – Menanam sayuran tanpa tanah saat ini banyak diminati. Untuk melakukannya pun tak memerlukan lahan yang luas sebagaimana kebun pada umumnya.
Sekarang semua orang yang memiliki lahan meski sempit bisa bercocok tanam. Selama pandemi Covid-19. Bercocok tanam dianggap sebagai salah satu “hiburan” yang paling bermanfaat.
Cara bertani di lahan sempit bisa dilakukan dengan metode hidroponik. Media tanamnya bukan tanah, tapi air. Ini cocok dilakukan untuk menanam jenis sayuran tertentu.
Istilah hidroponik sudah lama ada, Diperkenalkan pada tahun 1937 oleh W.F. Gericke. W.F. Gericke melalui bukunya yang berjudul “The Complete Guide to soilless Gardening”. Buku itu membahas tentang cara budidaya tanpa tanah. Dan pada akhir tahun 1920-an, Gericke memulai eksperimennya mengenai cara budidaya secara hidroponik.
[irp]
Sekarang, jika Anda memiliki lahan sempit dan ingin bercocok tanam, Anda bisa menggunakan sistem hidroponik sebagai solusi yang tepat. Selain mudah dipraktikkan, hidroponik juga memiliki banyak kelebihan dan manfaatnya, di antaranya:
Kelebihan
- Pada tanah yang sempit dapat ditanami lebih banyak tanaman dari pada yang seharusnya,
- Keberhasilan tanaman untuk tumbuh dan berproduksi lebih terjamin.
- Pemeliharaan untuk tanaman lebih praktis,
- Pemakaian air dan pupuk lebih efisien karena dapat dipakai ulang, tanaman yang mati mudah diganti dengan tanaman yang baru,
- Tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak, beberapa jenis tanaman dapat dibudidayakan di luar musim,
- Tidak ada resiko kebanjiran karena tidak ditanam ditanah, kekeringan atau ketergantungan pada kondisi alam.
Manfaat yang bisa Anda dapatkan di antaranya:
- Bebas pestisida
- Dapat dipanen kapan saja
- Menghasilkan banyak walau dilahan yang tidak besar
- Tanaman ini bersifat bebas hama
-
Bawang merah
-
Selada
-
Kangkung
-
Sayuran pakcoy
-
Sawi hijau