4 Langkah Taktis Menghindari GERD di Lebaran

Klikhijau.com – Penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah jenis penyakit yang mulai mendapat perhatian. Bagi banyak orang, GERD kerap pula dianggap sebagai serangan jantung. Padahal ke...

4 Langkah Taktis Menghindari GERD di Lebaran
Bacakan Artikel

Sedangkan untuk minuman, biasanya didominasi pula oleh minuman bersoda. Tentu penderita  penderita gangguan saluran pencernaan akan khawatir untuk mengonsumsinya.

Namun, menurut dr Syifa Mustika,  pengurus Lembaga Kesehatan Pengurus Besar Kesehatan Nahdlatul Ulama (LK PBNU) penderita gangguan saluran pencernaan seperti Maag atau Gastritis maupun GERD bisa saja mengonsumsinya, namun harus dibatasi.

“Masih boleh mengonsumsi. Tapi, jangan berlebihan,” kata dr Syifa seperti dikutip dari laman NU.

Meski begitu, dr Syifa mengimbau agar penderita GERD perlu memperhatikan 4 hal berikut saat  bersantap menu lebaran:



  • Memenuhi kebutuhan cairan



Untuk memenuhi cairan dalam tubuh, maka minum air putih secara cukup perlu dilakukan. Itu agar dapat membantu kinerja organ tubuh dengan baik.

“Air putih supaya kerja organ tubuh kita tetap baik walaupun kita menyantap beragam makanan,” terang Dokter Spesialis Penyakit Dalam Gastroenterohepatologi itu.

memenuhi kebutuhan serat

dalam memenuhi kebutuhan serat, maka perlu  mengonsumsi buah dan sayuran. Sebagaimana kita ketahui, buah dan sayur juga baik bagi kesehatan.



  • Memperhatikan komposisi makanan



Makanan yang yang dikonsumsi harus diperhatikan komposisinya bagi  penderita gangguan saluran pencernaan. Makanan yang mereka konsumsi haruslah memenuhi kebutuhan protein dan karbohidrat.

“Harus tetap ada karbohidrat, proteinnya juga supaya tercukupi gizinya,” papar Ketua Satgas Covid-19 NU Malang Raya.



  • Menghindari konsumsi makanan



Ssst, jangan salah sangka, makanan yang harus dihindari adalah yang dapat memicu asam lambung melonjak naik.

“Misalnya kita miks soda, sirup kue kering, makanan berlemak, perut kita jadi kacau kerja pencernaannya. Berdampak diare atau maagnya kambuh,” tegas dokter yang juga praktik di Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang.

Apa hanya empat hal itu saja, rupanya tidak. dr Syifa juga mengimbau kepada penderita saluran percernaan agar senantiasa membawa obat. Tujuannya adalah  sebagai antisipasi saat asam lambung yang tak terhindarkan.

“Jangan lupa kalau punya gangguan pencernaan obatnya tetap dibawa. Sehingga kalau sewaktu-waktu ada keluhan, obatnya sudah siap,” jelasnya.

Penulis buku Kupas Tuntas Vaksinasi Covid-19 itu juga menambahkan jika tak  membawa obat, bisa ke apotek terdekat untuk mencari obat-obat yang dijual untuk mengurangi gangguan pencernaan. Dan jika sakit terus berlanjut, maka harus segera bergerak untuk memeriksanya ke dokter.

Jadi, sahabat hijau, semoga di lebaran kali ini—yang dipenuhi dengan makanan dan juga minuman. Kita semua terhindari dari berbagai penyakit, termasuk penyakit GERD.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2