4 Bahaya Mengancam Bila Pelihara Satwa Liar

Klikhijau.com – Siapa yang tak gemas dengan lucunya bayi orang utan? Siapa yang tahan melihat lenggak lenggok jalannya bayi harimau sumatera? Tapi tunggu dulu. Jangan langsung membawa pulang satwa...

4 Bahaya Mengancam Bila Pelihara Satwa Liar
Bacakan Artikel

Hal inilah yang membuat siklus hidupnya menjadi sangat rentan. Diperlukan proses rehabilitasi yang sangat panjang untuk mengembalikan kondisi satwa liar ini seperti semula hingga akhirnya bisa dikembalikan ke alam liar.

4. Membahayakan Diri Sendiri

Satwa liar meskipun sudah dipelihara dan dianggap sudah jinak tetap memiliki naluri sebagai hewan buas. Satwa yang kita anggap sudah berteman dengan manusia, bisa saja menjadi buas sewaktu-waktu. Sudah banyak kasus satwa liar yang kita pelihara dan anggap sudah jinak, menerkam manusia.

Satwa liar sudah sepatutnya berada di hutan, di alam liar. Mereka memiliki sifat liar yang akan hilang bila kita pelihara di kandang. Hutan dan alam liar adalah tempat terbaik bagi mereka. Itu tadi alasan mengapa kita tidak boleh memelihara satwa liar.

Peduli pada mereka bukan berarti harus memelihara. Turut serta dalam kegiatan menjaga lingkungan, membantu melalui donasi, dan berkunjung ke kawasan konservasi adalah salah satu bentuk kepedulian kita pada satwa liar yang sesungguhnya.

Ayo, jangan biarkan satwa liar kehilangan sifat liarnya! Biarkan mereka hidup di alam!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2